Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan di SPBU Tanjung Barat
- 21 Agt 2026 17:14 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi tengah menyelidiki aksi seorang pengendara sepeda motor yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pengemudi mobil di area SPBU Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh rasa tidak terima setelah pelaku diklakson saat hendak menyalip kendaraan korban.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi orang yang diduga sebagai pelaku dan masih melakukan proses penyidikan.“Kami mengidentifikasi pelaku dan melakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi sebagaimana yang dikutip Dari Antara.
Kejadian itu berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, insiden bermula ketika korban yang mengendarai mobil dan pelaku yang menggunakan sepeda motor terlibat kesalahpahaman saat berada di jalan.
Saat hendak mendahului, sepeda motor tersebut mendapat klakson dari korban. Diduga tersinggung dengan tindakan tersebut, pengendara motor kemudian menghentikan kendaraannya dan menghalangi mobil korban.
Situasi semakin memanas hingga pelaku diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban. “Pelaku kemudian melakukan penganiayaan dengan memukul korban beberapa kali serta mencekik atau memiting leher korban dari belakang,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka memar di bagian wajah serta mengeluhkan rasa sesak pada dada. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban, mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan visum.
“Perkara tersebut saat ini ditangani sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan yang merujuk pada Pasal 466 KUHP,” katanya.
Sementara itu, video mengenai kejadian tersebut sempat beredar di media sosial. Dalam rekaman terlihat seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan helm dan jaket biru memiting leher pengemudi mobil yang menggunakan kaus berwarna hijau tua.
Sejumlah warga dan pengemudi ojek daring yang berada di sekitar lokasi kemudian mencoba melerai pertikaian tersebut. Namun, pengendara motor sempat tetap mempertahankan kunciannya hingga akhirnya korban dapat dilepaskan setelah beberapa orang menarik keduanya.
Setelah pertikaian berhasil dihentikan, pengendara sepeda motor tersebut meninggalkan lokasi kejadian. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus tersebut.
Salsabila Saskia Ayungga (Mahasiswa Universitas Gunadarma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....