Wanita di Tambora Diduga Buang Jasad Bayi ke Tempat Sampah Puskesmas
- 14 Agt 2026 20:01 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Seorang wanita berinisial TA (23) diduga membuang jasad bayi perempuannya ke tempat sampah di Puskesmas Tambora, Jakarta Barat, usai melahirkan seorang diri di toilet Puskesmas tersebut, pada Selasa, 11 Agustus 2026 siang.
Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat menjelaskan, TA datang ke Puskesmas Tambora seorang diri. Berdasarkan keterangan dari pihak puskesmas, TA awalnya mendaftar untuk mendapatkan pelayanan di Poli Umum, bukan ke bagian kebidanan.
“Intinya dia ke Puskesmas itu daftar, antre di Poli Umum. Terus merasa anyang-anyangan. Umumnya kan kalau orang mau melahirkan pasti langsung ke bidan, kalau ini enggak, ke Poli Umum dulu,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat, 14 Agustus 2026.
Saat menunggu antrean, lanjut Wahyu, TA kemudian menuju kamar mandi Puskesmas. Di dalam toilet tersebut, TA diduga melahirkan bayinya seorang diri.
“Diduga secara sengaja ya, karena ari-arinya itu enggak terputus. Setelah ngeluarin, bayi jatuh di lantai, kemudian dia langsung buang ke tempat sampah itu,” jelas Wahyu.
Dikatakan Wahyu, keberadaan bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petugas kebersihan Puskesmas Tambora.
Petugas tersebut awalnya mencurigai adanya ceceran darah yang berada di sekitar lokasi. Darah itu kemudian dibersihkan hingga mengarah ke kamar mandi.
“Awalnya dia melihat ada darah berceceran, dipel sampai ke kamar mandi. Pas disiram dan mau buang sampah, tong sampahnya terasa berat. Pas dicek, ternyata ada bayi,” ungkap Wahyu.
Mendapat laporan tersebut, petugas piket Reskrim Polsek Tambora langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian.
Di lokasi, petugas juga menemukan TA dalam kondisi lemas akibat mengalami pendarahan setelah melahirkan.
“Tanya-tanya sebentar aja, dia sudah pingsan. Langsung dirujuk cepat ke RSUD Cengkareng untuk penanganan medis karena pendarahan,” kata Wahyu.
Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan penyebab maupun waktu kematian bayi tersebut.
“Belum bisa pastikan penyebab matinya langsung karena belum ada hasil otopsinya. Kami masih menunggu,” pungkas Wahyu.
Untuk melengkapi proses penyelidikan, Polsek Tambora juga dijadwalkan meminta keterangan dari pihak Puskesmas Tambora terkait kejadian tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....