Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Srengseng Ditangkap, Kerugian Capai Rp55 Juta

  • 03 Jun 2026 20:30 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi menangkap seorang perempuan berinisial DN usai melakukan pencurian di sebuah rumah kosong di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 sekitar sore hari.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Diaz Yudhistira, mengatakan pelaku menjalankan aksinya dengan menyasar rumah-rumah yang tidak dalam kondisi terkunci.

“Modus pelaku yaitu berkeliling mengecek rumah warga satu per satu. Saat menemukan rumah yang tidak terkunci, pelaku langsung masuk dan mengambil barang-barang berharga,” kata Diaz kepada wartawan, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia menjelaskan, dalam aksinya pelaku berhasil membawa kabur satu unit kendaraan bermotor roda dua serta uang tunai. Berdasarkan laporan korban, total kerugian mencapai sekitar Rp55 juta.

“Untuk barang yang diambil sementara ini dapat kita identifikasi yakni kendaraan bermotor roda dua dan juga sejumlah uang. Kurang lebih dari laporan yang kita terima berjumlah 55 juta rupiah,” ungkapnya.

Diaz mengatakan, pelaku berhasil ditangkap pada dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di wilayah Petir, Tangerang. Saat penangkapan, kata Diaz, pelaku berada di kediamannya dan proses penangkapan turut disaksikan oleh ketua RT setempat serta keluarga pelaku.

“Posisi ada di kediaman, dan kita juga sudah pada saat melakukan penangkapan kita didampingi oleh Ketua RT dan juga disaksikan oleh keluarga, seperti itu,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku bahwa uang hasil curiannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hingga kini, kata Diaz, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya penggunaan lain maupun keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Untuk sementara pelaku mengaku digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun masih kami dalami apakah ada hal lain, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain,” kata Diaz.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa korban mengalami kerugian besar karena uang yang dicuri merupakan tabungan yang rencananya digunakan untuk keperluan arisan dan biaya perjalanan ibadah umrah.

“Keterangan dari korban juga seperti itu, bahwa itu adalah uang tabungan umrah yang sehingga sampai saat ini juga masih belum bisa dilaksanakan oleh bersangkutan karena uang tersebut sudah diambil oleh pelaku,” tuturnya.

Sementara itu, pemilik rumah yang menjadi korban pencurian, Raka Fauzan (21), menuturkan bahwa saat kejadian rumahnya hanya ditinggal sekitar satu jam karena orang tuanya pergi membeli makanan.

"Pas lagi kejadian emang kebetulan lagi enggak ada orang di rumah karena orang tua itu lagi pergi nyari makan. Jadi cuman ditinggal satu jam aja," kata Raka.

Sesaat kembali kerumah, Raka pun menyadari bahwa uang arisan serta tabungan yang dipersiapkan untuk keberangkatan umroh ibunya sudah raib.

Padahal, kata Raka, uang di dalam celengan tersebut sudah dikumpulkan oleh orang tuanya selama lebih dari satu tahun dan direncanakan untuk keberangkatan ibunya ke tanah suci pada tahun depan.

"Rencana mau umroh insyaallah tahun depan. Harusnya sudah terkumpul uangnya. Cuman karena ada kejadian seperti ini jadi harus kita ubah lagi lah rencananya," tutur Raka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....