Anak Cilincing Bertransformasi Jadi Kreator Konten Positif
- 23 Agt 2025 23:15 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Anak-anak dari Komunitas Kelas Jurnalis Cilik atau KJC di Cilincing, Jakarta Utara, mendapat pembelajaran media multiplatform dari praktisi Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia atau LPP RRI, Yanti Rahminur. Mereka diajak memahami bahwa gawai tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana berkarya.
Pantauan RRI Jakarta, kegiatan yang diikuti anak-anak usia sekolah ini berlangsung meriah. Meski belajar di bawah terik matahari, semangat anak-anak tidak surut.

Serunya belajar bareng! Anak-anak KJC Cilincing foto bersama usai dapat materi jurnalistik multiplatform dari praktisi RRI. (Foto: RRI/Alwan Shaddam)
Yanti Rahminur yang juga dosen di Universitas Dian Nusantara Prodi Ilmu Komunikasi itu menekankan pentingnya literasi digital sejak dini agar anak-anak tidak hanya menjadi konsumen media. “Kami ingin anak-anak tidak hanya menggunakan gadget untuk bermain, tetapi juga untuk hal positif,” ujar Yanti yang juga Ketua Tim Media Baru RRI Jakarta pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
Menurut Yanti yang akrab disapa Jeje, keterampilan memanfaatkan gawai sebagai alat kerja jurnalis penting di era digital saat ini. “Hari ini temanya tentang konvergensi media. Anak-anak belajar menggunakan handphone sebagai alat kerja jurnalis, memahami peran kameraperson, hingga mempraktikkan wawancara,” ucapnya.

Dari konsumen jadi kreator konten positif, anak-anak pesisir Cilincing belajar memanfaatkan gawai untuk hal bermanfaat. (Foto: RRI/Alwan Shaddam)
Penggagas KJC, Syamsudin Ilyas, menyambut baik kegiatan ini yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda. “Luar biasa sekali. Anak-anak sangat antusias mempraktikkan materi dari Bu Yanti. Ini bermanfaat karena mereka bisa memberdayakan gadget bukan hanya untuk bermain, tetapi juga mengabarkan informasi positif,” kata Ilyas.
Ilyas menambahkan, KJC yang sudah berjalan delapan tahun konsisten membina anak-anak di pesisir agar melek teknologi. “Harapan kami, ilmu yang didapat anak-anak bisa melekat dan mereka mampu menginformasikan kampung halaman dengan narasi yang baik,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....