Usia 80 Tahun, Rhoma Irama Tegaskan Tak Ada Istilah Pensiun bagi Seniman

  • 21 Sep 2026 09:34 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, Jakarta – Penyanyi dangdut sekaligus aktor senior Rhoma Irama memastikan dirinya masih akan terus berkarya meski usianya akan menginjak 80 tahun pada 11 Desember 2026.

Hal tersebut disampaikan Rhoma saat menghadiri acara Milad ke-19 Fahmi Tamami sekaligus perayaan menuju usia ke-80 dirinya di Soneta Records, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Minggu 20 September 2026.

Rhoma bahkan melontarkan candaan ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya pensiun dari dunia seni.

“Wah, jangan (pensiun). Kalau kita pensiun, stroke kita,” ujar Rhoma sambil berseloroh.

Menurut pelantun lagu “Begadang” tersebut, seseorang yang berkecimpung di dunia seni seharusnya tetap aktif berkarya dan mengasah kreativitas. Ia menilai aktivitas fisik dan pikiran perlu terus dijaga agar tetap produktif.

“Jadi jangan pernah otak ini berhenti berpikir. Jangan pernah badan ini berhenti bergerak. Harus selalu olahraga, harus selalu kreatif,” kata Rhoma.

Ia pun menegaskan bahwa istilah pensiun tidak berlaku bagi para seniman.

“Makanya enggak ada istilah pensiun tuh. Di dalam dunia seni enggak ada istilah pensiun, kecuali ASN,” ucapnya sembari tertawa.

Rajin Berenang dan Latihan Silat

Di tengah kesibukannya, Rhoma juga masih menjaga kebugaran dengan berolahraga. Ia menyebut berenang dan latihan silat sebagai aktivitas yang kini rutin dijalaninya.

Bagi Rhoma, olahraga tidak harus dilakukan dengan fasilitas mahal. Menurut dia, silat merupakan salah satu olahraga sederhana yang bisa dilakukan hampir di mana saja.

“Olahraga sekarang tuh ya renang, terus di sini silat-silat, olahraga yang paling murah,” ujar Rhoma.

“Paling murah, paling sederhana, paling di sajadah aja kita bisa kok olahraga silat tuh. Dan itu olahraga memang tidak boleh tinggal. Harus kita lakukan,” lanjutnya.

Rhoma Irama Bicara soal Bersyukur

Selain menjaga kesehatan dan tetap berkarya, Rhoma juga membagikan pandangannya mengenai cara menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur.

Ia mengatakan, rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tipsnya, bersyukur. Nah, implementasi syukurnya seperti apa? Pertama, menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya,” tutur Rhoma.

Ia juga mengingatkan agar seseorang menjaga dan terus meningkatkan profesi yang dijalaninya.

“Kemudian apa yang menjadi profesi kita? Itu dijaga dengan baik-baik, ditingkatkan,” katanya.

Rhoma meyakini, menjalankan prinsip tersebut merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan.

“Dengan demikian insyaallah, maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya sebagaimana janji-Nya tadi,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....