UKUiki Hadirkan Orkestra Ukulele Pertama di Indonesia

  • 19 Sep 2026 06:50 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Komunitas Ukulele UKUiki yang didirikan oleh Graz Suwu merayakan sepuluh tahun berkarya dengan menyelenggarakan konser orkestra bertajuk Memetik Nada, Merayakan Harmoni pada 27 September 2024 di Pos Bloc Jakarta.
  • Konser ini menghadirkan 60 pemain ukulele yang merupakan musisi amatir dengan rentang usia dari 7 hingga 78 tahun, menunjukkan musik sebagai ruang perjumpaan lintas generasi.
  • Format konser orkestra ini berbeda dari pertunjukan UKUiki sebelumnya, melibatkan para pencinta musik dari berbagai latar profesi yang belajar memainkan ukulele dari nol tanpa latar belakang musik profesional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Setelah sepuluh tahun berkarya, Komunitas Ukulele UKUiki yang didirikan Graz Suwu akan menggelar konser bertajuk Memetik Nada, Merayakan Harmoni. Konser yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September di Pos Bloc Jakarta ini hadir dengan format berbeda dari pertunjukan UKUiki sebelumnya, yakni orkestra yang melibatkan 60 pemain ukulele dari berbagai usia dan latar profesi.

Menariknya, ke-60 pemain tersebut bukanlah musisi profesional. Mereka merupakan para pencinta musik yang bersedia meluangkan waktu untuk belajar memainkan ukulele dari nol. Rentang usia para pemain juga begitu beragam, mulai dari peserta termuda berusia tujuh tahun hingga yang tertua berusia 78 tahun. Keragaman tersebut menjadi gambaran bahwa musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas generasi.

(Foto: Graz Suwu)

Dalam pertunjukan ini, suara ukulele akan dipadukan dengan berbagai instrumen, seperti violin, viola, cello, gitar, bass, flute, dan djembe. Tak hanya itu, alat musik tradisional gamelan Bali juga akan hadir dalam komposisi orkestra. Setiap instrumen memiliki peran masing-masing, mulai dari memainkan melodi, chord, hingga filler, yang kemudian dirangkai dalam aransemen untuk menghadirkan harmoni musik yang lebih kaya dan megah.

Baca Juga: Empat Tahun Bakul Budaya Nusantara, Merawat Tenun dan Budaya Kalimantan

Baca Juga: Dari Kepedulian Tantri, Sanggar PERKASA Jadi Panggung Keberanian Anak

(Foto: Graz Suwu)

Konsep tersebut sekaligus menjadi upaya UKUiki untuk memperkenalkan ukulele dari perspektif yang lebih luas. Instrumen berukuran kecil ini kerap dianggap sederhana karena relatif mudah dimainkan, bahkan tidak jarang identik dengan aktivitas mengamen. Padahal, di Hawaii, ukulele merupakan bagian penting dari kultur musik dan tidak dipandang sebagai alat musik kelas dua. Ukulele juga dapat dimainkan dalam berbagai genre dan dikembangkan menjadi bagian dari komposisi musik yang lebih kompleks.

(Foto: Graz Suwu)

Baca Juga: Menua dengan Kesadaran, Menjaga Vitalitas dan Kedamaian di Usia Senja

Founder UKUiki Graz Suwu mengatakan, konser ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat kemampuan ukulele ketika ditempatkan dalam aransemen yang tepat. “Lewat Orkestra Ukulele ini, penonton akan memiliki kesempatan untuk menjadi saksi bagaimana alat musik sekecil ini mampu menghasilkan musik yang berkelas, jika ditata dengan apik lewat aransemen yang indah,” ujarnya. Dalam konser tersebut, penonton akan disuguhi lebih dari 15 lagu, sekaligus menyaksikan bagaimana ukulele dan beragam instrumen lain berpadu merayakan harmoni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....