International Java Jazz Festival, Ruang Berkembang Bagi Musisi dan Pelaku Ekraf

  • 31 Mei 2026 19:07 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyebut bahwa acara International Java Jazz Festival 2026 dapat dijadikan sebagai ruang bagi para musisi dan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk berkembang. Demikian disampaikan oleh Riefky, dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, pada Minggu 31 Mei 2026.

“Java Jazz menunjukkan bahwa sebuah festival tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik berkualitas, tetapi juga menjadi ruang bagi banyak pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui karya serta produk yang mereka hadirkan,” ujar Riefky, dilansir dari Antara.

Adapun sebelumnya, Ia sempat berkunjung ke International Java Jazz Festival 2026, yang berlangsung di Nice PIK 2, Tangerang, pada Sabtu 30 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Ia menyaksikan penampilan musisi Indonesia dan berkunjung ke sejumlah booth kuliner. Ia menyebut, ekosistem Java Jazz Festival telah menaungi para pelaku ekraf dari berbagai subsektor.

Adapun International Java Jazz Festival yang diselenggarakan oleh Java Festival Production menjadi salah satu festival musik terbesar di Indonesia, sejak pertama kali digelar pada tahun 2005 lalu. Festival ini secara konsisten menghadirkan musisi dari dalam dan luar negeri. Acara tersebut dianggap menjadi bagian penting dalam perkembangan industri musik nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia semakin dipercaya menjadi tuan rumah berbagai festival dan pertunjukan berskala internasional. Kondisi tersebut mencerminkan berkembangnya kapasitas industri kreatif nasional. Mulai dari penyelenggara acara, tenaga kreatif, infrastruktur pendukung, hingga pelaku usaha yang terlibat dalam rantai penyelenggaraan kegiatan.

“Ketika ribuan orang hadir dalam sebuah festival, yang bergerak bukan hanya industri musik. Ada perputaran ekonomi yang dirasakan oleh banyak sektor sekaligus, mulai dari kuliner, transportasi, akomodasi, hingga jasa kreatif. Karena itu, festival seperti Java Jazz memiliki kontribusi penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....