Nicole Robertson Hadirkan Sisi Lebih Gelap lewat Single Narcissist
- 10 Sep 2026 17:28 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Nicole Robertson Hadirkan Sisi Lebih Gelap lewat Single Narcissist
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu Nicole Robertson kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul Narcissist. Mengusung alternative R&B, lagu ini mengangkat kisah yang mungkin terasa familiar bagi banyak orang, yakni ketika seseorang menyadari bahwa sebuah hubungan sudah tidak sehat, tetapi tetap merasa sulit untuk meninggalkannya.
Terkadang, seseorang sebenarnya sudah mengetahui bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan yang dijalani. Namun, berbagai perasaan seperti kasih sayang, harapan, dan keinginan untuk memperbaiki keadaan membuatnya memilih untuk tetap bertahan.
Setelah merilis single debutnya, Dance Tonight, pada 26 Juni 2026, Nicole kini memperlihatkan sisi yang lebih gelap dan personal melalui Narcissist. Lagu ini bercerita tentang manipulasi, keraguan terhadap diri sendiri, pengampunan yang terus berulang, serta sulitnya meninggalkan seseorang yang mampu menyakiti, tetapi pada saat yang sama tetap memiliki sisi yang begitu memikat.
Narcissist ditulis Nicole pada 2023, ketika ia masih berada dalam hubungan yang menjadi inspirasi lagu tersebut. Dua tahun kemudian, pada 2025, Nicole kembali mengembangkan lagu ini menjadi sebuah demo setelah sempat membagikan potongan bagian chorus melalui Instagram Story. Ide tersebut bermula ketika Nicole sempat bingung menentukan lagu yang ingin dinyanyikannya, hingga akhirnya ia memutuskan untuk membuat lagu sendiri.
“Waktu aku menulis lagu ini, sebenarnya aku sudah tahu ada yang salah. Tapi aku masih stuck di dalam hubungan itu,” ujar Nicole dalam rilis yang diterima RRI, Kamis, 10 September 2026..
Dari pengalaman tersebut, Narcissist menggambarkan bagaimana seseorang bisa menyadari adanya sesuatu yang tidak beres, tetapi tetap sulit untuk pergi ketika rasa sakit bercampur dengan kasih sayang, permintaan maaf, janji untuk berubah, serta perbedaan antara sosok yang dikenal orang lain dengan sosok yang sebenarnya hadir dalam sebuah hubungan.
Perasaan tersebut tergambar melalui lirik, “You make me question who I am / Turn every ‘sorry’ into a scam.” Sementara itu, bagian lain berbunyi, “You left me in pieces and called it love / But you know that’s not love — and I loved you.”
Bagi Nicole, bagian tersebut menjadi salah satu inti dari lagu Narcissist. Lagu ini bukan sekadar tentang membenci seseorang yang telah menyakiti, melainkan tentang menyadari bahwa sebuah hubungan telah memberikan luka, sekaligus mengakui bahwa dirinya pernah benar-benar mencintai orang tersebut.
Secara emosional, lagu ini membawa pendengar melewati berbagai perasaan, mulai dari kebingungan, keraguan terhadap diri sendiri, kemarahan, hingga kesedihan. Pada akhirnya, perjalanan tersebut mengarah pada satu titik penting, yaitu mulai kembali mempercayai perasaan dan pengalaman diri sendiri.
Secara musikal, Narcissist memadukan alternative R&B dengan intimate storytelling, emotional tension, serta atmosfer yang lebih gelap dan cinematic. Pendekatan tersebut mengikuti tarik-ulur emosi yang muncul ketika seseorang masih berada dalam hubungan yang sulit dipahami dan dilepaskan.
Konsep tersebut juga diterapkan dalam artwork Narcissist. Sosok laki-laki ditampilkan dalam kondisi blur, sementara Nicole tetap berada dalam fokus. Visual ini menggambarkan bagaimana sosok yang selama ini ia pikir telah dikenalnya perlahan menjadi semakin sulit dibedakan dari persona yang ditampilkan kepada orang lain. Pada akhirnya, fokus kembali diarahkan kepada Nicole dan pengalaman yang ia rasakan.
Bagi Nicole, merilis Narcissist bukan sekadar tentang membagikan pengalaman pribadinya. Ia juga berharap lagu tersebut dapat menjadi teman bagi orang-orang yang sedang berada dalam situasi serupa.
“Aku ingin orang-orang yang sedang mengalami hal yang sama tahu bahwa mereka nggak sendirian. Aku juga pernah ada di posisi itu. Nggak apa-apa kalau kalian belum siap untuk pergi. Aku cuma berharap, pada akhirnya, kalian bisa belajar untuk percaya lagi sama diri kalian sendiri.”
Setelah Dance Tonight membuka babak baru Nicole Robertson sebagai solois independen, Narcissist menjadi langkah berikutnya dengan membawa cerita yang sangat personal menjadi sesuatu yang dapat dirasakan dan dikenali oleh orang lain. Sebab, terkadang bagian tersulit bukanlah menyadari bahwa seseorang sedang menyakiti kita, melainkan mempercayai diri sendiri untuk akhirnya memilih pergi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....