Tiga Tahun Digarap, Diskoria Rampungkan Perjalanan Visual Album “INTONESIA”
- 30 Agt 2026 15:34 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Setelah melalui proses panjang selama tiga tahun, Diskoria akhirnya menuntaskan rangkaian proyek visual untuk album perdana mereka, “INTONESIA”. Album yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan satu dekade Diskoria tersebut tidak hanya hadir dalam format digital dan berbagai rilisan fisik, tetapi juga dilengkapi video klip untuk seluruh 11 lagu di dalamnya.
Bagi Diskoria, kehadiran “INTONESIA” bukan sekadar pencapaian dalam karier bermusik. Album ini menjadi fase penting setelah perjalanan panjang mereka di industri musik, yang dimulai dari tampil di berbagai pesta hingga berkembang menjadi duo yang menghasilkan karya-karya orisinal dan sejumlah hit yang mendapat perhatian penikmat musik Tanah Air.
Sejak awal, Diskoria bersama Suara Disko telah merancang “INTONESIA” sebagai sebuah proyek seni yang menyeluruh. Sebanyak 11 lagu dalam album tersebut direncanakan hadir bersama video musik masing-masing, sehingga pendengar tidak hanya mendapatkan pengalaman melalui musik, tetapi juga melalui rangkaian visual yang saling melengkapi.
Penggagas Suara Disko, Daiva, mengatakan proyek tersebut dipersiapkan secara matang, mulai dari musik, pemilihan produser dan kolaborator, penataan suara, urutan lagu, konsep video musik, hingga desain sampul album.
“‘INTONESIA’, album perdana Diskoria. Dari awal tercetus memang sudah dicanangkan akan terdiri dari 11 lagu yang akan didampingi musik video untuk semua lagunya. Sebuah proyek karya seni yang sangat dipikirkan segala sesuatunya,” ujar Daiva.
Menurutnya, keseluruhan proyek “INTONESIA” dikerjakan selama tiga tahun dan dirilis secara bertahap dalam tiga fase berbeda. Perjalanan tersebut dimulai dari perilisan single “Flamboyanku” bersama Danilla pada September 2024 dan berlanjut hingga video klip terakhir untuk lagu “Dua Mimpi” bersama Tatjana Saphira.
Sebanyak 11 video klip dalam proyek visual album ini melibatkan sejumlah sutradara, antara lain Senry Alvin, Nara Nugroho, Riki Noval Suherman, Baday Rayhan, Kezia Alexandra, Jelita Barbara, dan Stella Marlena.
Sejumlah nama merupakan kolaborator yang sudah pernah bekerja sama dengan Diskoria. Namun, proyek ini juga menjadi ruang bagi sutradara baru untuk memperlihatkan perspektif kreatif mereka. Salah satunya Riki Noval Suherman yang mengerjakan video klip “Relung Jiwa”, karya Diskoria bersama Dea Barandana.
| Baca juga: Barasuara Ajak Berdamai lewat “Sementara” |
Sementara itu, Jelita Barbara mendapat kepercayaan untuk menggarap tiga video klip sekaligus, yakni “Tanah Airku”, “Kilauan”, dan “Dua Mimpi”. Ketiga karya tersebut memiliki pendekatan visual yang berbeda, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga benang merah identitas Diskoria.
Jelita menjelaskan, “Tanah Airku” dikemas dengan pendekatan humanis dan semi-dokumenter, “Kilauan” mengandalkan konsep full performance video, sementara “Dua Mimpi” menggunakan pendekatan dramatic montage.
“Karena musik dan kolaboratornya beda-beda, tantangannya adalah bagaimana cara visualnya tetap terasa ‘Diskoria’. Apalagi ketiga video ini juga punya pendekatan yang berbeda banget,” kata Jelita Barbara.
Menurut Jelita, perbedaan karakter setiap lagu justru menjadi kesempatan untuk memberikan perlakuan visual yang berbeda. Baginya, menjaga identitas bukan berarti mengulang konsep yang sama, melainkan memastikan setiap karya tetap memiliki visi yang sejalan dengan karakter Diskoria.
“Tiap lagu punya mood yang beda, kita bisa punya tujuan bersama: ngasih tiap lagu treatment-nya sendiri, bukan sekadar ngulang satu konsep yang sama,” ujarnya.
Selain menghadirkan pengalaman visual yang lengkap, “INTONESIA” juga dirilis dalam berbagai format fisik secara berkala. Piringan putih dirilis pada Juni 2025, disusul piringan hitam pada Juli 2025 dan kaset dengan tiga pilihan warna cangkang pada Agustus 2025.
Perjalanan rilisan fisik tersebut berlanjut dengan kaset edisi sampul selongsong pada Mei 2026 dan cakram padat pada Juli 2026. Diskoria juga membuka kemungkinan menghadirkan album “INTONESIA” dalam berbagai format fisik lainnya pada masa mendatang.
Kini, rangkaian panjang tersebut memasuki tahap akhir melalui video klip “Dua Mimpi” bersama Tatjana Saphira. Video tersebut menjadi penutup perjalanan visual 11 lagu dalam album “INTONESIA”.
Melalui proyek ini, Diskoria tidak hanya merayakan perjalanan sepuluh tahun mereka di industri musik, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menghadirkan sebuah karya pop yang dipersia pkan secara utuh—mulai dari musik, kolaborasi, format fisik hingga bahasa visual.
Seluruh rangkaian video klip album “INTONESIA” dapat disaksikan melalui kanal YouTube Suara Disko, termasuk “Dua Mimpi” yang menjadi penutup perjalanan visual album tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....