Joan As Police Woman Hidupkan Kembali Real Life

  • 30 Agt 2026 15:35 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dua dekade setelah memperkenalkan album debut Real Life, Joan As Police Woman membuka kembali lembaran karya tersebut melalui album Real Life Evolution. Album ini menghadirkan sepuluh lagu dari album original dalam interpretasi baru, dengan melibatkan sejumlah kolaborator yang memberikan warna berbeda pada karya-karya tersebut.

Album yang dirilis melalui label independen Inggris Reveal Records pada 12 Juni 2026 ini menjadi penanda 20 tahun perjalanan Real Life. Bagi Joan Wasser, sosok di balik nama Joan As Police Woman, proyek tersebut bukan sekadar mengulang materi lama, melainkan kesempatan untuk menemukan kembali lagu-lagu yang telah tumbuh bersama perjalanan hidup dan musikalnya.

Joan Wasser dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, produser, sekaligus multi-instrumentalis. Sejak menggunakan nama Joan As Police Woman pada 2004, ia membangun karakter musik yang sulit dikotakkan dalam satu genre. Eksplorasinya mempertemukan berbagai pengaruh musik dan menghasilkan pendekatan musikal yang menjadi ciri khasnya.

Dalam Real Life Evolution, Joan menghadirkan perubahan dengan tingkat yang beragam. Sebagian lagu mendapatkan sentuhan baru secara subtil, sementara beberapa lainnya mengalami transformasi yang jauh lebih besar. Seluruh reinterpretasi tersebut dikerjakan bersama jajaran kolaborator baru, sehingga materi yang telah berusia 20 tahun memperoleh perspektif musikal yang berbeda.

Dua nama yang menjadi sorotan adalah Iggy Pop dan Krystle Warren. Iggy Pop menyumbangkan vokalnya untuk versi baru “Save Me”, yang direkam ketika Joan tengah melakukan tur di Selandia Baru. Sementara Krystle Warren tampil dalam “I Defy”, lagu yang sebelumnya ditulis Joan bersama Anohni.

Selain kedua vokalis tersebut, sejumlah musisi turut memperkaya aransemen album. Will Graefe menghadirkan permainan gitar, Jeremy Gustin memberikan pendekatan ritmis, sementara Parker Kindred berkontribusi melalui eksplorasi drum. Thomas Bartlett juga memberikan dimensi baru pada lagu “Real Life” melalui pendekatan yang lebih hangat sekaligus menambahkan Rhodes bass pada sejumlah bagian.

Proyek ini sekaligus mempertemukan kembali Joan dengan sejumlah musisi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan musikalnya. Upright bassist Tony Scherr, gitaris Oren Bloedow, serta funk bassist Danny Blume kembali terlibat dalam penggarapan karya yang kini mendapatkan perspektif baru setelah melewati perjalanan dua dekade.

Momentum 20 tahun Real Life juga dirayakan melalui rangkaian video The Real Life Anniversary Sessions. Sejumlah lagu seperti “Eternal Flame”, “Flushed Chest”, “The Ride”, “Anyone”, dan “I Defy” dibawakan dalam format trio. Pertunjukan tersebut direkam Adam Sachs di The Owl Music Parlor, Brooklyn, dan divisualkan oleh Ehud Lazin.

Sepanjang kariernya, Joan As Police Woman telah merilis sepuluh album berisi materi orisinal, dua album cover, serta sebuah antologi. Ia juga tercatat pernah merekam dan tampil bersama banyak musisi, di antaranya Tony Allen, Lou Reed, Anohni & The Johnsons, Meshell Ndegeocello, Rufus Wainwright, John Cale, David Byrne, Beck, Laurie Anderson, Damon Albarn, hingga Gorillaz.

Real Life Evolution berisi sepuluh reinterpretasi, mulai “Anyone”, “Flushed Chest”, “The Ride”, “I Defy”, “Feed The Light”, “Christobel”, “Save Me”, “We Don’t Own It”, “Eternal Flame”, hingga “Real Life”. Album tersedia dalam format digital, CD, serta edisi terbatas vinyl merah marmer melalui Bandcamp.

⁠⁠⁠⁠Perjalanan Real Life Evolution akan berlanjut melalui rangkaian tur peringatan 20 tahun. Joan As Police Woman dijadwalkan tampil dalam format trio, membawakan materi Real Life, sejumlah lagu pilihan dari katalognya, deep cuts, cover yang diaransemen ulang, serta kejutan bagi penggemar. Bagi Joan, dua dekade bukan alasan untuk sekadar mengenang masa lalu, melainkan kesempatan untuk kembali menemukan kehidupan baru dalam lagu-lagu lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....