5 Lagu Penting Dolly Parton yang Mendunia
- 26 Agt 2026 11:24 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Penyanyi country asal Amerika Serikat, Dolly Parton wafat pada usia 80 tahun di Nashville, Amerika Serikat, Selasa, 25 Agustus 2026, setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker, menurut keterangan yang disampaikan pihak keluarga dan dikonfirmasi Associated Press. Kepergian Parton kembali mengingatkan publik pada warisan musiknya, terutama sejumlah lagu yang memperlihatkan kemampuannya sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu.
Kabar duka meninggalnya Parton disampaikan melalui video yang dibagikan keluarga dan juga diberitakan oleh berbagai media internasional. Bryan Seaver, keponakan sekaligus mantan kepala keamanan Parton, menyebut sang penyanyi telah membuka jalan bagi banyak penyanyi, penulis lagu, musisi, dan pemimpi dari berbagai latar belakang.
“Dia tidak pernah melihat pintu yang tidak bisa dia buka,” kata Seaver dalam pesan untuk keluarga dan penggemar Parton. Ia menambahkan bahwa pintu yang dibuka Parton telah menciptakan dan mengubah sejarah.
Associated Press mencatat bahwa Parton bukan hanya dikenal sebagai musisi, aktris, penulis, dermawan, dan pengusaha taman hiburan. Di balik berbagai aktivitas tersebut, kemampuan Parton sebagai penulis lagu menjadi salah satu fondasi utama perjalanan kariernya.
Salah satu karya yang paling kuat menghubungkan nama Parton dengan pendengar di berbagai negara termasuk bagi penggemarnya di Indonesia adalah lagu “I Will Always Love You”. Lagu tersebut memang ditulis dan pertama kali direkam Parton pada 1974, tetapi popularitasnya meningkat ketika Whitney Houston membawakannya untuk film “The Bodyguard” pada 1992.
Berikut lima lagu penting Dolly Parton yang mendunia:
1. Dolly Parton Menulis I Will Always Love You
“I Will Always Love You” sepertinya menjadi contoh bagaimana karya seorang penulis lagu dapat memperoleh kehidupan baru melalui penyanyi lain. Parton menulis lagu tersebut ketika hendak mengakhiri hubungan profesionalnya dengan Porter Wagoner dan meninggalkan program “The Porter Wagoner Show”, kata laman Associated Press yang kami akses pada Rabu, 26 Agustus 2026.
| Baca juga: Rony Parulian Rilis Single Baru "Februari" |
Versi asli Parton dirilis pada 1974, hampir dua dekade sebelum Whitney Houston merekamnya untuk “The Bodyguard”. Versi Houston kemudian menjadi hit global dan bertahan selama 14 pekan di posisi teratas tangga lagu Billboard Hot 100, sebuah rekor pada masa itu.
Laman resmi Whitney Houston mencatat bahwa rekaman tersebut memperoleh sertifikasi berlian dan memenangkan penghargaan Grammy untuk Rekaman Terbaik Tahun Ini serta Penampilan Vokal Pop Terbaik Perempuan. Lagu itu juga kemudian dipilih untuk masuk National Recording Registry milik Library of Congress.
2. Dolly Parton Mengabadikan Kisah Pribadi lewat Jolene
“Jolene” merupakan salah satu lagu Parton yang paling dikenal dan menjadi bagian penting dari warisan musik country. Lagu yang dirilis pada 1973 itu berangkat dari cerita yang berkaitan dengan kecemburuan dan hubungan Parton dengan suaminya, Carl Dean.
Dalam wawancara dengan National Public Radio pada 2008, Parton menjelaskan bahwa inspirasi lagu tersebut datang dari seorang pegawai bank yang dianggap terlalu memberi perhatian kepada Dean. “Dia sangat menyukai suami saya,” ujar Parton dalam wawancara yang dikutip Associated Press.
Namun, Parton juga menggambarkan situasi tersebut sebagai sesuatu yang tidak benar-benar serius dalam rumah tangganya. Ia bahkan menyebut cerita itu sebagai lelucon yang kemudian berkembang menjadi sebuah lagu dengan karakter emosional yang kuat.
3. Dolly Parton Merekam Kisah Masa Kecil dalam Coat of Many Colors
Jika “Jolene” memperlihatkan kemampuan Parton membangun cerita tentang hubungan, “Coat of Many Colors” menunjukkan sisi autobiografis dalam penulisannya. Lagu tersebut dirilis pada 1971 dan bercerita tentang masa kecil Parton serta mantel yang dibuat ibunya dari potongan kain.
Dalam lagu tersebut, Parton mengubah pengalaman hidup dalam keluarga sederhana menjadi cerita mengenai harga diri, kasih sayang keluarga, dan cara seseorang melihat kekayaan di luar ukuran materi. Associated Press menyebut lagu tersebut sebagai contoh kemampuan Parton sebagai pencerita.
Kekuatan “Coat of Many Colors” terletak pada kesederhanaan ceritanya. Parton tidak membutuhkan kisah besar untuk membangun emosi, karena pengalaman masa kecil yang sangat personal justru menjadi jembatan bagi pendengar untuk memahami kehidupan dan nilai keluarga.
| Baca juga: Ardhito Pramono Rilis "Permainanmu" |
4. Dolly Parton Mengangkat Perjuangan Perempuan lewat 9 to 5
“9 to 5” membawa Parton ke wilayah musik populer sekaligus memperluas kiprahnya ke Hollywood. Lagu yang dibuat untuk film berjudul sama pada 1980 tersebut dibintangi Parton bersama Jane Fonda dan Lily Tomlin, sekaligus menjadi bagian penting dari debut akting Parton.
Lagu tersebut berbicara tentang kehidupan perempuan pekerja dan persoalan kesetaraan di tempat kerja. Associated Press mencatat bahwa “9 to 5” menjadi semacam seruan mengenai kesetaraan upah dan membuat Parton memperoleh nominasi Oscar pertamanya.
Hal menarik lainnya terdapat pada bunyi mesin ketik yang menjadi bagian dari lagu. Menurut Associated Press, Parton pada awalnya membayangkan bunyi tersebut dengan mengetukkan kuku akriliknya, sebuah detail yang menunjukkan kreativitasnya dalam membangun karakter lagu.
5. Dolly Parton Berduet dengan Kenny Rogers lewat Islands in the Stream
“Islands in the Stream” menjadi salah satu lagu penting dalam perjalanan Parton meski lagu tersebut bukan karya cipta Parton. Lagu yang direkam bersama Kenny Rogers pada 1983 itu ditulis oleh anggota Bee Gees dan kemudian menjadi salah satu duet paling dikenal dalam musik populer.
Masih menurut Associated Press dalam laporannya, kehadiran lagu ini tetap penting dalam melihat perjalanan musik Parton karena menunjukkan kemampuannya membawakan karya dari luar tradisi country secara meyakinkan. Harmonisasi suara Parton dan Rogers membuat lagu tersebut menjadi salah satu contoh keberhasilan pertemuan country dengan unsur musik populer dan rhythm and blues.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....