Semangat Kemerdekaan, Beksi Panca Mustika Tunggal Lestarikan Silat Tradisional

  • 17 Agt 2026 17:08 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • PPS Beksi Panca Mustika Tunggal berharap pencak silat tidak hanya dipandang sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai warisan budaya yang memiliki nilai luhur.

RRI.CO.ID, Jakarta - Semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 terasa meriah di Saung Beksi BPMT, Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Perguruan Pencak Silat Beksi Panca Mustika Tunggal (BPMT) menggelar turnamen pencak silat pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus upaya memperkenalkan dan melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia.

Foto bersama para Asisen pelatih PPS. BPMT, foto : Diedoet )

Baca Juga : Teater Dupa, Merawat Seni dan Budaya dari Duri Kepa

Baca Juga : Komunitas Peduli Anak Pesisir, Menyalakan Harapan dari Tepian Negeri

Kegiatan tersebut dipimpin pendiri PPS Beksi Panca Mustika Tunggal, Baba Idrus, bersama Bang Diedoet atau Didit dan jajaran pengurus. Peserta berasal dari para murid BPMT, termasuk Kolad Cabang Kodam Tanah Kusir serta peserta ekstrakurikuler MI Nurussalam. Antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai, karena ajang ini tidak hanya menjadi perlombaan, tetapi juga ruang untuk menunjukkan kemampuan dan kecintaan terhadap pencak silat.

(Foto Bersama Para Pengurus Sekretariat Pusat PPS. BPMT Pondok Pinang Kebayoran Lama, Foto: Diedoet)

Beragam kategori dipertandingkan, mulai dari Pencak Silat Seni Tradisi Beksi, Pencak Silat Seni Tangan Kosong IPSI, Seni Golok IPSI, hingga Seni Gerak Kipas. Ada pula lomba mematikan api pada lilin dengan kekuatan pukulan yang menambah semarak suasana. Setiap peserta tampil dengan penuh percaya diri, disiplin, dan menjunjung tinggi semangat sportivitas.

(Foto Lomba Turnamen Pencak Silat Tradisi BEKSI dan Silat IPSI, Foto: Diedoet)

Baca Juga : Teater Mantuli Hidupkan Legenda Sigalegale lewat Panggung Bahasa Isyarat

Baca Juga : Keboen Sastra, Ruang Tumbuh Anak Jalanan lewat Seni dan Pendidikan

Bang Diedoet atau Didit menyampaikan kegiatan internal dari PPS Beksi Panca Mustika Tunggal, "kegiatan kami menjadi momentum penting untuk menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya bela diri tradisional kepada generasi muda. Kami ingin HUT RI menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan prestasi, sekaligus menanamkan nilai disiplin, mental dan spiritual kepada para atlet serta generasi muda,” ujar Bang Diedoet.

(Foto Lomba Melatih kekutan tangan Mematikan Api pada Lilin dengan kekuatan pukulan Tangan. Foto: Diedoet)

Baca Juga : SDN Barengkok 03 Melalui Edukasi Gizi dan Pengenalan Konsep “Isi Piringku”

Baca Juga : Sanggar Satria Sunda Sakti Kota Bogor Konsisten Lestarikan Budaya Sunda

Melalui kegiatan ini, PPS Beksi Panca Mustika Tunggal berharap pencak silat tidak hanya dipandang sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai warisan budaya yang memiliki nilai luhur. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus tumbuh, sehingga generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan ikut menjaga keberlangsungan pencak silat tradisional Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....