Jazz Dance ternyata Berasal dari Afrika, Bukan Broadway

  • 21 Jun 2026 12:48 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Jazz dance berakar dari tradisi tari Afrika yang dibawa ke Amerika.
  • Charleston dan Lindy Hop ikut menyebarkan budaya jazz ke seluruh Amerika.
  • Pengaruh jazz dance masih terlihat dalam koreografi modern hingga K-Pop.

JAKARTA, RRI.CO.ID – Banyak orang mengira jazz dance lahir di panggung Broadway. Padahal, akar tarian ini justru berasal dari tradisi tari Afrika yang dibawa ke Amerika oleh para budak.

Ciri khasnya masih terlihat hingga kini, seperti gerakan tubuh yang membumi (grounded), tepuk tangan, hentakan kaki, teknik isolasi tubuh, serta hubungan yang erat antara musik dan gerakan. Tak heran jika jazz dance dan musik jazz sering disebut tumbuh dari akar budaya yang sama.

Perjalanan jazz dance semakin populer pada era 1920-an melalui Charleston. Jauh sebelum tren dance challenge di media sosial, Charleston menjadi fenomena budaya yang melanda Amerika pada masa yang dikenal sebagai Jazz Age.

Tarian ini identik dengan semangat kebebasan anak muda, pesta, dan musik jazz. Banyak sejarawan menyebut Charleston sebagai salah satu tarian yang membantu menyebarkan musik jazz ke berbagai wilayah Amerika Serikat.

Jazzdance (foto: Istimewa)

Setelah Charleston, muncul Lindy Hop yang berkembang di Harlem, New York. Tarian swing ini dikenal karena improvisasi dan gerakan akrobatiknya yang membuat pasangan penari tampak melayang di udara.

Karena kebebasan berekspresinya, Lindy Hop sering dijuluki sebagai "jazz dalam bentuk gerakan".

Dalam perkembangannya, jazz dance mengalami perubahan besar berkat Jack Cole yang dijuluki Father of Theatrical Jazz Dance. Ia menggabungkan unsur jazz, tari India Bharatanatyam, dan Afro-Caribbean sehingga melahirkan gaya jazz dance modern yang kemudian memengaruhi dunia hiburan Amerika.

Pengaruh Jack Cole bahkan terlihat pada karya-karya koreografer legendaris Bob Fosse. Melalui gaya khas seperti jazz hands, bahu membungkuk, lutut mengarah ke dalam, dan topi miring, Fosse menciptakan identitas visual yang masih dikenali hingga saat ini melalui pertunjukan seperti Chicago dan Cabaret.

Jazz dance kemudian berkembang menjadi bagian penting dalam musikal Broadway. Produksi seperti Oklahoma!, West Side Story, A Chorus Line, dan Chicago menunjukkan bahwa tarian tidak lagi sekadar hiburan, melainkan alat untuk memperkuat cerita.

Hingga kini pengaruh jazz dance masih terasa dalam video musik, pertunjukan panggung, kompetisi tari modern, bahkan koreografi K-Pop. Banyak kelas commercial dance yang populer saat ini juga dibangun di atas fondasi teknik jazz dance.

Topik menarik seputar sejarah jazz dance ini dibahas dalam program JazzyVibes bersama Lia Kusumawardani yang mengudara setiap Sabtu pukul 21.00–24.00 WIB melalui DAB+, aplikasi RRI Digital, dan 91,2 FM RRI Pro 1 Jakarta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....