'Masters Of The Universe' Bangkitkan Legenda He-Man

  • 04 Jun 2026 12:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Film Masters of the Universe hadir sebagai adaptasi live-action terbaru yang membangkitkan kembali legenda He-Man ke layar lebar. Film produksi Amerika Serikat tahun 2026 tersebut menjadi adaptasi live-action kedua setelah versi tahun 1987.

Disutradarai Travis Knight, film ini menggabungkan petualangan fantasi, aksi epik, dan drama keluarga. Naskahnya ditulis Chris Butler, Aaron Nee, Adam Nee, serta David Callaham dengan pendekatan modern.

Cerita berpusat pada Pangeran Adam yang tumbuh di Bumi, setelah di masa kecilnya dia harus diungsikan dari planetnya untuk menyelamatkannya. Pemuda yang terus mencari Sword of Power atau Pedang Sakti, kemudian menemukan warisan rahasia sebagai tersebut karena memang dialah pewaris kerajaan dari planet Eternia.

Setelah terpisah selama lima belas tahun, Pedang Kekuatan membawanya kembali menuju Eternia yang hancur. Planet tersebut kini berada di bawah kekuasaan penyihir sekaligus penguasa tiran bernama Skeletor.

Dalam usahanya menyelamatkan kerajaan, Adam harus bekerja sama dengan Teela dan Man-At-Arms. Perjalanan itu membawanya menerima takdir sebagai He-Man, manusia terkuat di alam semesta.

Nicholas Galitzine tampil meyakinkan sebagai Adam dengan perpaduan karisma, kerentanan, dan keberanian yang seimbang. Transformasinya menjadi He-Man terasa meyakinkan serta memberikan energi heroik yang dibutuhkan cerita.

Di sisi lain, Jared Leto menghadirkan Skeletor dengan aura mengancam dan teatrikal yang kuat. Karakter antagonis tersebut menjadi pusat konflik yang mampu menjaga tensi cerita tetap tinggi.

Camila Mendes tampil solid sebagai Teela yang tangguh sekaligus memiliki kedalaman emosional menarik. Sementara Idris Elba memberikan wibawa kuat sebagai Duncan atau Man-At-Arms sepanjang film.

Kekuatan utama film ini terletak pada pembangunan dunia fantasinya megah. Eternia tampil hidup melalui desain produksi detail, kostum ikonik, dan efek visual memukau.

Adegan aksi disajikan energik dengan koreografi pertarungan yang terasa dinamis dan mudah diikuti. Meski demikian, beberapa bagian cerita masih mengikuti formula klasik pahlawan yang cukup familiar.

Pendekatan Travis Knight berhasil menjaga keseimbangan antara nostalgia dan kebutuhan penonton generasi baru. Penggemar lama akan menemukan banyak referensi ikonik yang membangkitkan kenangan masa kecil.

Secara keseluruhan, Masters of the Universe tampil sebagai tontonan fantasi yang ambisius dan menghibur. Film ini berpotensi membuka kembali semesta He-Man untuk waralaba layar lebar berikutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....