Teror Lonceng Keramat, Bangkitkan Penebok di Belitung
- 13 Apr 2026 13:20 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta: Film horor Indonesia ‘The Bell: Panggilan untuk Mati’ siap menyapa penonton di seluruh bioskop pada 7 Mei 2026. Membawa kisah yang terinspirasi dari legenda lokal, film ini menawarkan nuansa berbeda dengan mengangkat mitos mistis Pulau Belitung yang masih jarang diangkat ke layar lebar.
Dari 21cineplex.com, cerita film ini berakar dari kepercayaan masyarakat setempat tentang sebuah lonceng keramat yang telah dijaga turun-temurun. Lonceng tersebut dipercaya mampu mengurung roh jahat agar tidak mengganggu manusia. Namun, ketika lonceng itu dibunyikan tanpa pemahaman yang benar, teror mengerikan pun mulai terjadi.
Sosok utama yang menjadi pusat ketakutan adalah Penebok, makhluk menyeramkan tanpa kepala yang dikenal haus akan tumbal. Kehadirannya membawa suasana mencekam di sebuah desa. Teror ini menjadi ancaman nyata bagi siapa saja yang berada di sekitarnya.
Di tengah situasi tersebut, Danto kembali ke kampung halamannya di Belitung setelah lama pergi. Bersama Airin dan Hanafi, ia berusaha menghadapi kekuatan tak kasat mata yang semakin menguasai keadaan. Mereka harus berjuang melawan ketakutan sekaligus mengungkap rahasia lama yang tersembunyi di balik legenda tersebut.
Film ini tidak hanya menampilkan elemen horor, tetapi juga menggali nilai budaya dan sejarah lokal. Latar cerita yang terinspirasi dari kawasan bersejarah peninggalan Belanda di Bukit Samak menambah kedalaman cerita, sekaligus menghadirkan suasana yang autentik dan menegangkan.
Dengan durasi 91 menit dan disutradarai oleh Jay Sukmo, serta dibintangi oleh Bhisma Mulia, Ratu Sofia, Shaloom Razade, Givina, dan Mathias Muchus, film ini diharapkan mampu memberikan pengalaman horor yang segar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....