Musisi Jazz Wanita Indonesia dan Dunia yang Menginspirasi

  • 26 Apr 2026 16:18 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam semangat bulan April yang identik dengan perjuangan Raden Ajeng Kartini, program JazzyVibes edisi 25 April 2026 hadir menyapa pendengar setia RRI Jazz Channel dari pukul 21.00–24.00 WIB bersama penyiar Lia Kusumawardani. Dalam episode ini tema yang diangkat adalah mengena perempuan dalam scene musik jazz, sebuah ruang ekspresi yang tidak hanya artistik, tetapi juga historis dan ideologis.

Jazz, sebagai genre yang lahir dari pergulatan identitas dan kebebasan berekspresi, telah lama menjadi medium penting bagi perempuan untuk menyuarakan pengalaman, emosi, dan bahkan perlawanan. Di Indonesia, nama-nama seperti Ermy Kullit dikenal sebagai ikon jazz klasik yang konsisten menjaga kualitas musikalitas lintas generasi. Ermy kulit yang telah berkiprah di dunia musik Indonesia sejak tahun 1973. Wanita yang mendapatkan julukan the Lady Of Jazz ini juga sering disebut sebagai Selena Jones Indonesia. Karier musik penyanyi kelahiran Manado ini melejit setelah merilis album ‘Kasih’ pada 1986. Album ini membuat Ermy dinobatkan sebagai penyanyi jazz terbaik pilihan dalam angket pembaca tabloid Monitor.

Sementara Kemala Ayu menghadirkan warna vokal yang kontemporer, Perempuan yang memulai karir menyanyi di Usian 15 tahun lewat kompetisi penyarian bakat ini, pertama kali melejit pada saat ia menjadi vokalis di Black Fantasy, tepatnya pada saat meledaknya lagu ‘Buat Kamu’ pada 1987. Penyanyi kelahiran Semarang ini sering kali pindah – pindah band, Dewa Budjana adalah salah satu musisi yang pernah satu band dengan Ayu dalam band yang bernama Hydro Band. Bahkan, Ayu juga sempat menjadi vokalis Krakatau sebelum Trie Utama bergabung.

Dalam scene musik jazz Indonesia, nama Syaharani dikenal dengan eksplorasi gaya yang unik dan berani. Penyanyi jazz kelahiran Batu Malang ini merupakan penyanyi yang sampai sekarang masih aktif. Syaharani yang memiliki nama lengkap Saira Syaharani Ibrahim ini pernah mewakili Indonesia di North Sea Jazz Festival pada tahun 2001. Alunan musik jazz yang enjoyable merupakan ciri khas dari penyanyi jazz wanita satu ini.

Tak ketinggalan January Christy dengan karakter vokal khasnya serta Iga Mawarni yang menggabungkan unsur jazz dengan teater musikal. Penyanyi yang memiliki ciri khas suara beratnya ini pernah menjadi sorotan pada 1980an. January Christy menyajikan musik jazz yang dibaluti dengan pop sehingga lebih dapat diterima oleh masyarakat luas. Karier penyanyi kelahiran Bandung ini melejit setelah meledaknya lagu ‘Melayang’ dan ‘Ada dan Tiada’ pada 1986. Dua lagu itu sering kali memuncaki tangga lagu di radio – radio di Indonesia pada 1986 dan menjadikan Christy sebagai penyanyi pertama yang mendapatkan penghargaan di BSFA (sekarang AMI) sebagai penyanyi jazz terbaik di tahun 1987.

Dari panggung internasional, kontribusi perempuan dalam jazz bahkan telah membentuk fondasi genre ini. Ella Fitzgerald dikenal sebagai “First Lady of Song” dengan teknik scat singing yang revolusioner. Dengan rentang vokal yang luar biasa dan teknik improvisasi yang luar biasa, Ella Fitzgerald menjadi salah satu tokoh wanita dalam musik jazz yang paling berpengaruh sepanjang masa. Kariernya yang panjang membentang lebih dari lima dekade, di mana dia meraih 13 Grammy Awards dan menghiasi panggung-panggung besar dunia.

Billie Holiday menghadirkan kedalaman emosi dalam setiap interpretasi lagunya, menjadikan musik sebagai medium kritik sosial. Lahir pada tahun 1915, Billie Holiday dikenal dengan gaya vokalnya yang sangat emosional dan berani. Dia tidak hanya menyanyikan lagu, tetapi juga memberikan pesan-pesan sosial melalui musiknya. Salah satu lagu terkenalnya, "Strange Fruit", adalah bentuk protes terhadap ketidakadilan rasial di Amerika Serikat pada masanya.

Penyanyi jazz perempuan yang juga memiliki kontribusi besar di genre ini adalah Sarah Vaughan. Ia memperkaya jazz dengan rentang vokal luar biasa,. Dikenal dengan julukan "The Divine One", Sarah Vaughan disebut sebagai penyanyi yang memiliki salah satu suara paling menakjubkan di abad ke-20. Dikenal karena jangkauan vokal tiga oktaf, kontrol nada, dan gaya bebop, ia memenangkan dua Grammy Awards dan NEA Jazz Masters Award atas kontribusi besarnya dalam musik jazz.

Lalu ada Mary Lou Williams bukan hanya seorang performer, tetapi juga komposer dan inovator yang berpengaruh dalam perkembangan bebop. Musisi seperti Mary Lou Williams, seorang pianis dan komposer jazz, membuktikan bahwa perempuan memiliki tempat yang layak di dunia jazz. Mary Lou Williams tidak hanya tampil di panggung, tetapi juga menciptakan komposisi untuk musisi jazz terkenal lainnya seperti Duke Ellington dan Benny Goodman.

Melalui musik, perempuan tidak lagi ditempatkan sebagai objek estetika semata, melainkan sebagai subjek kreatif yang memiliki otoritas dalam produksi makna. Jazz menjadi ruang dialektika antara identitas, sejarah, dan ekspresi personal yang kemudian diterjemahkan ke dalam karya musikal.

Selain mengulas penyanyi Jazz Perempuan, JazzyVibes juga menghadirkan rangkaian lagu pilihan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi pendengar tentang kontribusi nyata perempuan dalam lanskap jazz global dan nasional. Untuk anda yang suka dengan musik Jazz jangan lewatkan Jazzyvibes setiap Sabtu dari jam 21.00 - 24.00 WIB. Bisa didengarkan melalui aplikasi RRI Digital, bisa jugha melalui 91,2 FM RRI Pro 1 Jakarta.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....