Setannya Cuan, Surat Cinta Horor-Komedi Indonesia

  • 26 Jan 2026 14:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID,Jakarta - Industri film horor Indonesia tengah berada di puncak popularitas. Namun, di balik dominasi kisah-kisah mencekam penuh teror, ada satu warna yang selalu dirindukan penonton, horor yang berpadu dengan komedi, menegangkan sekaligus mengundang tawa. Kerinduan itulah yang dijawab lewat film “Setannya Cuan”, karya terbaru rumah produksi RADEPA BLACK bersama ATLAS PICTURE.

RADEPA BLACK dan ATLAS PICTURE secara resmi mengumumkan transformasi judul film yang sebelumnya dikenal sebagai “Djoerig Salawe (Setan Dua Lima)” menjadi “Setannya Cuan”. Pengumuman ini sekaligus diramaikan dengan perilisan poster, trailer, dan Original Soundtrack film di CGV FX Senayan, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026. Pergantian judul tersebut bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan sebuah pernyataan sikap, sebuah “surat cinta” untuk pecinta horor-komedi Indonesia yang tumbuh bersama tradisi hiburan khas nusantara.

“Ini adalah surat cinta kami untuk penonton yang kangen hiburan yang jujur, dekat dengan keseharian, dan tentu saja, sangat Indonesia,” ujar Soebli, produser film Setannya Cuan bersama Aris Muda.

Judul Setannya Cuan dipilih untuk merefleksikan realitas masyarakat modern yang sering terjebak di antara kepercayaan mistis dan tekanan ekonomi. Dalam film ini, sosok setan tidak lagi semata-mata menjadi sumber ketakutan, melainkan bagian dari “ekosistem” ambisi manusia yang ingin cepat kaya. “Penonton diajak melihat bahwa terkadang, isi dompet yang kosong jauh lebih horor daripada penampakan di pohon beringin,” tutur Sahrul Gibran, sutradara film ini bersama Jay Sukmo.

Masih membawa semangat Djoerig Salawe, film Setannya Cuan mengisahkan persaingan konyol dua jawara kampung yang terobsesi mencari angka hoki demi mengubah nasib. Namun, ketika batas antara dunia gaib dan dunia nyata mulai kabur, mereka justru terjebak dalam kerja sama absurd dengan setan lengkap dengan sistem bagi hasil yang ternyata tak sesederhana bayangan.

Film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 5 Maret 2026. Menariknya, penayangan di bulan puasa diharapkan menjadi alternatif hiburan yang menghadirkan tawa berjamaah di dalam bioskop, sekaligus menjadi angin segar di tengah tren film horor serius yang mendominasi layar lebar.

Setannya Cuan dibintangi deretan aktor dan komika ternama seperti Nadine Alexandra, Joe P Project, Fico Fachriza, Dimas Andrean, Anyun Cadel, Candil, Ben Kasyafani, Mega Carefansa, Gabriella Desta, Mongol Stres, Aming, dan Budi Dalton. Film ini juga menjadi persembahan penuh kenangan untuk almarhum Babe Cabita, yang terlibat dalam proses kreatif dan menjadi bagian tak terpisahkan dari film ini.

Ide cerita film ini lahir dari pengamatan langsung terhadap fenomena nyata di masyarakat, di mana kesulitan ekonomi kerap mendorong orang mencari jalan pintas yang tak masuk akal. Diadaptasi dari kisah nyata tentang obsesi angka keberuntungan dan praktik klenik demi perubahan nasib instan, film ini menyuguhkan kritik sosial dalam balutan komedi. “Kami ingin memotret bahwa di balik keriuhan komedinya, ada potret jujur tentang bagaimana ‘cuan’ bisa mengubah perilaku manusia hingga berurusan dengan dunia gaib,” jelas dr. Robby Hilman Maulana, Produser Eksekutif sekaligus penggagas cerita.

Terinspirasi dari cerita rakyat dan fenomena klenik angka salawe atau dua puluh lima, film ini menghidupkan kembali sensasi menonton horor yang “guyub”. “Kami ingin penonton bisa berteriak kaget, lalu sedetik kemudian tertawa terbahak bersama orang di sebelahnya,” kata Avesina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....