Juminten Edan Hadirkan Teror, Cinta, dan Kepedulian Disabilitas

  • 05 Jun 2026 07:37 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Film horor thriller Juminten Edan hadir dengan cerita yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Diproduksi oleh Mercusuar Films bersama Digital Frame Production, film ini mengangkat kisah seorang perempuan penyandang disabilitas yang harus menghadapi masa lalu kelam yang kembali menghantuinya.

Dari 21cineolex.com, tokoh utama bernama Juminten diceritakan sebagai perempuan dengan hambatan bicara dan pendengaran yang kembali ke kampung halamannya setelah delapan tahun merantau. Ia pulang bersama suaminya, Manto, serta anak mereka. Kedatangan keluarga kecil ini disambut hangat oleh kerabat yang telah lama menantikan kepulangan mereka.

Namun kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama. Juminten mulai menunjukkan perubahan sikap yang sulit dipahami. Berbagai kejadian aneh muncul secara beruntun. Situasi makin mencekam saat ia beberapa kali melakukan tindakan yang membahayakan orang-orang terdekatnya, termasuk suami dan anaknya sendiri.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan besar di tengah keluarga. Banyak yang menduga trauma masa lalu telah memengaruhi kondisi mental Juminten. Ancaman yang awalnya hanya dirasakan keluarganya perlahan meluas hingga mengusik ketenangan warga di pulau tempat ia dibesarkan.

Dibintangi oleh Meisya Amira, Dimas Aditya, Anne J.Coto, dan Sharon Jovian, Juminten Edan dijadwalkan tayang pada 23 Juli 2026.

Melalui perpaduan horor, drama keluarga, dan pesan tentang kepedulian terhadap penyandang disabilitas, film ini diharapkan dapat menjadi film yang menawarkan lebih dari sekadar teror. Penonton tidak hanya diajak merasakan ketegangan, tetapi juga memahami makna cinta, pengorbanan, dan penerimaan dalam menghadapi kondisi yang tidak mudah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....