Holding Ultra Mikro Dorong 2,35 Juta Nasabah Naik Kelas
- 14 Sep 2026 13:41 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Holding Ultra Mikro memperkuat akses pembiayaan dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Hingga Juni 2026, sebanyak 2,35 juta nasabah PNM naik kelas melalui sinergi dengan BRI dan Pegadaian.
- Lima tahun Holding Ultra Mikro mendorong nasabah PNM Mekaar mengembangkan usaha melalui pembiayaan dan pendampingan. Nasabah juga mendapat akses tabungan Simpanan Masyarakat Pedesaan Ultra Mikro dan tabungan emas.
- PNM menilai pembiayaan harus berjalan bersama pemberdayaan agar nasabah mampu mengelola usaha dan meningkatkan pendapatan. Sinergi dengan BRI dan Pegadaian memperluas akses layanan keuangan sesuai perkembangan usaha.
RRI.CO.ID, Jakarta - Holding Ultra Mikro memperkuat akses pembiayaan dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera melalui sinergi PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Hingga Juni 2026, sebanyak 2,35 juta nasabah PT Permodalan Nasional Madani tercatat telah naik kelas menuju layanan keuangan formal yang lebih tinggi melalui sinergi ketiga entitas tersebut.
Lima tahun perjalanan Holding Ultra Mikro menjadi momentum bagi PT Permodalan Nasional Madani untuk memperluas akses keuangan sekaligus memperkuat pendampingan bagi masyarakat prasejahtera. Upaya tersebut dilakukan agar pembiayaan yang diterima nasabah tidak berhenti pada pemberian modal, tetapi dapat mendukung perkembangan usaha secara berkelanjutan.
Holding Ultra Mikro Perkuat Ekosistem Pembiayaan
Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau Mekaar, PT Permodalan Nasional Madani mendampingi perempuan prasejahtera yang menjalankan berbagai usaha skala ultra mikro. Sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk dan PT Pegadaian memberikan peluang bagi nasabah untuk memperoleh layanan keuangan yang lebih luas sesuai perkembangan usaha.
Group CEO BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa perjalanan lima tahun Holding UMi menunjukkan bagaimana integrasi tiga entitas dengan kekuatan yang berbeda mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas. “Selama lima tahun, kekuatan Holding UMi ditopang oleh integrasi keunggulan masing-masing entitas. BRI memiliki jaringan dan kapabilitas pembiayaan UMKM serta infrastruktur yang luas, Pegadaian memiliki kompetensi pada pembiayaan berbasis gadai dan ekosistem emas, sementara PNM memiliki kekuatan pada pemberdayaan serta pendampingan kelompok usaha ultra mikro,” ujar Hery seperti siaran Pers yang diterima RRI, Senin 14 September 2026.
Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM enguatan ekosistem keuangan akar rumput menjadi gambaran bahwa akses pembiayaan hanyalah awal dari sebuah perjalanan. Setelah memperoleh modal, nasabah membutuhkan pengetahuan untuk mengelola usaha, kemampuan mengatur keuangan, pendampingan serta akses keuangan yg lebih tinggi agar usaha yang dijalankan dapat terus bertumbuh.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, kekuatan PNM terletak pada upaya menggabungkan pembiayaan dengan pemberdayaan sehingga manfaat yang diterima nasabah dapat berkembang lebih jauh. Di sisi lain, hadirnya produk keuangan dari BRI dan Pegadaian menggerakkan ekonomi nasabah PNM Mekaar menjadi semakin kuat.
“Pembiayaan bagi kami bukan sekadar memberikan modal. Ada proses untuk mendampingi nasabah agar mampu mengelola usaha, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya memiliki kemandirian ekonomi. Karena itu, pembiayaan dan pemberdayaan harus berjalan bersama dan ekosistem ini semakin diperkuat dengan Holding Ultra Mikro,” ujar Kindaris.
Pendekatan tersebut membuat perkembangan usaha nasabah tidak hanya terlihat dari kemampuan menambah modal, tetapi juga dari semakin luasnya aktivitas ekonomi yang tercipta. Ketika produksi meningkat, kebutuhan bahan baku bertambah, transaksi dengan pemasok ikut tumbuh, dan dalam beberapa kasus muncul kebutuhan untuk menambah tenaga kerja.
Seiring penguatan ekosistem Holding Ultra Mikro, upaya menghadirkan akses pembiayaan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat juga terus dilakukan. Nasabah PNM Mekaar yang sebelumnya unbankable telah memiliki tabungan Simpedes UMi hasil dari kolaborasi PNM bersama BRI. Selain itu, investasi melalui tabungan emas juga mulai familiar di kehidupan jutaan nasabah.
Menurut Kindaris, semakin kuatnya ekosistem ultra mikro perlu diikuti dengan kemampuan untuk memastikan nasabah memperoleh dukungan yang tepat sesuai dengan tahap perkembangan usahanya. “Setiap nasabah memiliki perjalanan yang berbeda. Ada yang baru memulai usaha, ada yang sedang mengembangkan usaha, dan ada pula yang sudah siap naik kelas. Peran kami adalah memastikan mereka mendapatkan dukungan yang sesuai pada setiap tahap perjalanan tersebut,” ujar Kindaris.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....