Dorong UMKM Naik Level, Polytron dan Populix Luncurkan “Handbook UMKM” di Jakarta
- 21 Agt 2026 23:57 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gelar Pelatihan UMKM di Jakarta pada Jumat 21 Agustus 2026, Polytron dan Populix luncurkan hasil riset “Handbook UMKM”: Bongkar Mitos Bisnis Kuliner dan Redefinisi Cara Tepat "Naik Level". Hasil riset buku tersebut mempertegas komitmen Polytron dalam memberdayakan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Head of Public Communications Polytron, Vina Julita Wijaya mengatakan Buku panduan tersebut menyajikan data riset lapangan secara komprehensif untuk mematahkan berbagai mitos yang selama ini menghambat UMKM, sekaligus meredefinisikan langkah nyata untuk memajukan bisnis.
“Melalui pembedahan data dari Handbook tersebut, Polytron dan Populix menyoroti realitas dari ekosistem UMKM kuliner di Indonesia” kata Vina .
Ditambahkan, dalam perjalanannya, banyak UMKM terhambat karena asumsi yang keliru. Handbook ini secara tajam mematahkan 5 mitos utama, disandingkan langsung dengan fakta lapangan.
“Harus Punya Banyak Cabang; Pinjaman Modal Susah Didapat; Harga Produk Makin Mahal (sebagai Solusi Untung); Mempunyai Omzet Besar (Sudah Pasti Aman); Harus Pakai Peralatan Mahal, merupakan mitos yg sering bersinggungan dengan realita” ungkap Vina
Dijelaskan, definisi baru UMKM "Naik Level" berdasarkan temuan tersebut, Polytron meredefinisikan "Naik Level" menjadi 4 pilar yang terukur:
● Konsep: Memikirkan identitas usaha, kenyamanan pelanggan, dan kesan profesional meski dalam skala rumahan.
● Sistem: Menggantikan kerja manual secara perlahan dengan sistem digital yang minim kesalahan.
| Baca juga: Tren Produk Reusable Dorong Peluang UMKM |
● Aset: Berpikir jangka panjang dengan memilih aset yang bisa menjadi pegangan usaha dalam waktu lama.
● Ekspansi: Membuka peluang baru dan diversifikasi tanpa membuat usaha yang sudah berjalan keteteran.
Peserta Program "UMKM Naik Level bareng POLYTRON" Seri 4 di Jakarta juga mendapatkan pemahaman menghadirkan sesi edukasi finansial mendalam yang dibawakan oleh Learning & Development Lead MWX Indonesia, Kreshna Manggala dan Co-Founder Pipiltin Cocoa, Tissa Aunilla.
Dalam pemaparannya, Kreshna merinci langkah-langkah praktis dan strategis yang perlu diterapkan UMKM, mulai dari membedakan secara tegas antara omzet, profit, dan uang tunai di tangan, hingga menerapkan sistem penggajian diri yang profesional agar keuangan pribadi dan bisnis tidak tercampur.
Sebagai pelengkap inspiratif dalam rangkaian acara yang sama, Co-Founder Pipiltin Cocoa, Tissa Aunilla, turut membagikan perjalanan sukses brand cokelat lokal yang mengangkat biji kakao cita rasa tinggi asal Nusantara langsung dari petani lokal.
"Mengusung misi sosial dan keberlanjutan lingkungan melalui praktik agroforestry serta pemberdayaan petani kecil dan perempuan, Pipiltin Cocoa membuktikan bahwa kualitas dan identitas brand yang kuat mampu membawa produk lokal bersaing di kancah global." kata Tissa
Melalui kolaborasi ini, program "UMKM Naik Level bareng POLYTRON" diharapkan dapat terus mencetak pelaku usaha kuliner nasional yang tidak hanya kreatif dalam berinovasi, tetapi juga tangguh dan cerdas secara finansial. Diharapkan para pelaku UMKM kuliner dapat mengambil keputusan bisnis yang terukur berbasis data, berinvestasi pada alat yang tepat, dan menikmati perjalanan pertumbuhan bisnis yang aman dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....