Sekolah Perempuan Siapkan Penulis Kreatif untuk Dukung Promosi Produk Lokal

  • 15 Jun 2026 14:14 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas Sekolah Perempuan Indonesia terus mendorong lahirnya penulis-penulis kreatif yang mampu mendukung promosi produk lokal melalui kekuatan literasi dan storytelling. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, memperkuat daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Mentor Sekolah Perempuan Indonesia, Kartikowati Joharijah, mengatakan bahwa kemampuan menulis kreatif kini menjadi salah satu keterampilan penting dalam pemasaran digital. Menurutnya, promosi tidak lagi cukup hanya mengandalkan visual berupa foto atau video, tetapi juga membutuhkan narasi yang mampu membangun kedekatan emosional dengan konsumen.

"Kami ingin mengembangkan potensi perempuan melalui budaya literasi dan kepenulisan kreatif untuk membangun kemandirian ekonomi dan melahirkan karya nyata bagi kemajuan perempuan. Salah satunya dengan mendukung promosi produk lokal melalui tulisan yang menarik," ujar Kartikowati dalam dialog di RRI Pro 1 Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan, Sekolah Perempuan Indonesia yang telah berdiri sejak 2013 awalnya fokus pada pelatihan kepenulisan secara daring selama tiga bulan. Kini, program tersebut berkembang dengan menghadirkan berbagai pelatihan literasi digital, kecerdasan buatan (AI), hingga program pendampingan bagi perempuan yang ingin mengembangkan kemampuan menulis maupun berwirausaha.

Selain pelatihan, komunitas tersebut juga mempertemukan penulis kreatif dengan pelaku usaha melalui kegiatan Stories Meet Brand Matchmaking Session. Program tersebut menjadi wadah kolaborasi antara penulis dan pemilik merek untuk menghasilkan konten promosi yang lebih efektif melalui pendekatan storytelling.

Menurut Kartikowati, kolaborasi tersebut sangat membantu pelaku UMKM yang selama ini harus mengerjakan hampir seluruh aktivitas usaha secara mandiri, mulai dari produksi hingga pemasaran. Kehadiran penulis kreatif dapat meringankan beban promosi sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus menjaga kualitas dan inovasi produknya.

Ia menilai, narasi yang kuat dapat menjadi pembeda di tengah gempuran merek besar dan produk impor. Dengan mengangkat cerita di balik produk, nilai yang ditawarkan dapat tersampaikan lebih baik kepada calon konsumen dibandingkan sekadar promosi yang bersifat langsung.

"Dengan kolaborasi antara penulis kreatif dan pelaku usaha, bagian promosi bisa lebih maksimal. Pelaku usaha dapat fokus mengembangkan produk, sementara pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen dikemas dalam tulisan yang menarik," katanya.

Kartikowati menambahkan, kemampuan menulis kreatif dapat dipelajari oleh siapa saja, termasuk ibu rumah tangga yang ingin memulai usaha atau membangun personal branding. Melalui latihan yang konsisten, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan nilai jual produk lokal.

Ke depan, Sekolah Perempuan Indonesia berkomitmen terus mencetak penulis-penulis kreatif sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas dan pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan mampu mendorong produk lokal Indonesia semakin dikenal luas dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar digital.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....