Pelaku UMKM Hadapi Tekanan Generasi Sandwich

  • 28 Jan 2026 12:01 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerap menghadapi tekanan ganda sebagai generasi sandwich. Mereka harus memenuhi kebutuhan keluarga inti, sekaligus menopang orang tua, di tengah kondisi pendapatan usaha yang tidak selalu stabil.

Kondisi tersebut membuat pelaku UMKM memikul tanggung jawab dari dua arah dalam waktu bersamaan. Setiap pemasukan usaha seringkali langsung dialokasikan untuk berbagai kebutuhan keluarga yang mendesak.

Tekanan finansial ini perlahan berkembang menjadi beban emosional. Pelaku usaha dituntut tetap kuat dan produktif, meski rasa lelah dan cemas kerap tersembunyi di balik aktivitas harian.

Dikutip dari laman resmi umkmindonesia.id pada Rabu, 28 Januari 2026, situasi ini disebut sebagai financial caregiving strain, yakni tekanan akibat menanggung dua generasi secara finansial. Dampaknya muncul dalam bentuk rasa bersalah dan kekhawatiran ketika pemasukan tidak seimbang dengan kebutuhan.

Masalah utama yang sering terjadi adalah tidak adanya pemisahan antara keuangan usaha dan rumah tangga. Uang hasil penjualan kerap digunakan langsung untuk kebutuhan keluarga tanpa perencanaan yang jelas.

Kondisi tersebut menyebabkan modal usaha tergerus dan menghambat perkembangan bisnis. Pelaku UMKM sering merasa usahanya berjalan di tempat, meski telah bekerja keras setiap hari.

Sejumlah studi menyarankan adanya pemisahan sederhana antara uang usaha dan uang keluarga. Langkah ini dinilai mampu membantu pelaku UMKM melihat kondisi keuangan secara lebih transparan dan terukur.

Selain itu, keberadaan dana darurat dan pendapatan tambahan dinilai dapat memperkuat ketahanan finansial. Dana ini berfungsi sebagai penyangga ketika usaha mengalami penurunan atau muncul kebutuhan mendadak.

Dengan perencanaan yang lebih tertata dan batas yang realistis, pelaku UMKM tetap dapat membaantu keluarga tanpa mengorbankan keberlangsungan usaha. Upaya ini diharapkan dapat memberi ruang bernapas dan stabilitas jangka panjang bagi generasi sandwich. 

(FitriYanti Puspita Dewi – Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....