Memanfaatkan Keterampilan dan Basic Pendidikan

  • 26 Jan 2026 21:45 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Langkah kecil yang berangkat dari keterampilan sering kali menjadi fondasi lahirnya usaha berkelanjutan. Semangat tersebut tercermin melalui Program “Teras UMKM” RRI Jakarta yang kali ini dipandu oleh Jo Adithya. Dengan tema “Memanfaatkan Keterampilan dan Basic Pendidikan Bidang Pariwisata dan Tata Boga”,

Menghadirkan kisah Nella A. Nabilla, Owner Efor Eat, pelaku usaha kuliner hampers spaghetti brulee yang dirintis dari rumahnya di Duriansawit, Jakarta Timur.

Dalam perbincangan, Nella mengungkap latar belakang mengapa ia memilih spaghetti sebagai produk utama, meski bukan makanan favoritnya. Ia melihat peluang saat tren spaghetti brulee tengah diminati pada tahun 2021. Rasa penasaran mendorongnya untuk belajar dan mencoba.

“Sebenarnya saya nggak terlalu suka spaghetti, tapi karena lagi rame, saya penasaran dan coba bikin,” ungkap Nella, Senin, 26 Januari 2026. Dari ketertarikan sederhana itulah cikal bakal Efor Eat terbentuk.

Proses bagaimana usaha ini dimulai pun dijalani secara bertahap dan realistis. Dengan bekal pendidikan di bidang pariwisata dan tata boga, Nella meluangkan waktu sekitar satu hingga dua bulan untuk bereksperimen dengan resep.

Ia belajar langsung dari sang ibu dan berdiskusi dengan rekan-rekan yang memiliki latar belakang serupa. “Belajarnya pelan-pelan, sharing sama mama dan teman-teman, terus tes rasa ke beberapa orang,” katanya. Dukungan serta respons positif dari lingkungan sekitar menjadi dorongan untuk melangkah lebih jauh.

Dalam perjalanannya, Nella harus membagi peran sebagai pekerja sekaligus pelaku UMKM. Usaha sempat terhenti karena keterbatasan waktu, hingga akhirnya kembali berjalan ketika ia memperoleh pekerjaan dengan jam kerja yang lebih fleksibel.

Produk yang ditawarkan Efor Eat adalah hampers spaghetti brulee, produk yang relatif jarang dijumpai di pasaran. “Rumah sama tempat usaha jadi satu, jadi pulang kerja langsung bisa produksi,” jelas Nella menggambarkan kesehariannya.

Bicara soal modal dan cara memulai, Nella menekankan pentingnya keberanian memulai tanpa menunggu segalanya sempurna. Ia memilih menggunakan peralatan yang ada dan mengandalkan keterampilan yang dimiliki. “Nggak perlu modal besar dulu, manfaatin skill yang ada. Jangan takut salah, karena dari proses itu kita belajar banyak,” tuturnya.

Kisah Efor Eat menjadi refleksi nilai yang diangkat Teras UMKM: bahwa konsistensi, keberanian mencoba, dan pemanfaatan ilmu adalah kunci tumbuhnya usaha dari skala kecil menuju peluang yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....