Tips Pengalokasian Uang Tunjangan Hari Raya

  • 23 Feb 2026 22:42 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Edukator Keuangan, Aliyah Nastasya, membagikan cara untuk menyiasati uang Tunjangan Hari Raya (THR) agar lebih bermanfaat. Hal itu disampaikan Aliyah dalam Konferensi Pers di Jakarta, pada Senin 23 Februari 2026.

“Untuk alokasi THR, menurut saya ada porsi-porsi yang juga kita bisa bagi porsinya, alokasinya itu harus ideal,” ujar Aliyah, dikutip dari Antara.

Menurutnya, dalam melakukan investasi jangka panjang, waktu merupakan segalanya. Ia menilai bahwa waktu yang baik dapat membantu mengamankan kebutuhan yang menjadi prioritas sejak awal perencanaan.

Dalam konteks THR untuk lebaran, Aliyah mengatakan hal pertama yang perlu diperhatikan adalah niat untuk menabung. Setelah itu, penting untuk membaginya sesuai dengan prioritas kebutuhan.

“Ini (THR) sebenarnya besar karena seukuran satu bulan gaji. Cuma kita kadang setelah terima, setiap lebaran, habis saja. Kenapa? Karena kita tidak ada niat untuk mengalokasikannya untuk hal yang penting,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mencontohkan pengalokasian dana THR. Mulai dari 20 persen untuk zakat fitrah, infaq dan utang konsumtif. Kemudian, 20 persen untuk persiapan hidangan lebaran, baju maupun hampers. Lalu 30 persen untuk kebutuhan mudik dan transportasi, serta 30 persen lainnya disimpan sebagai investasi jangka panjang.

Dalam pembagian tersebut, buatlah rincian pendanaan yang dibagi menjadi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Hal tersebut bertujuan agar seluruh uang yang disusun tidak keluar dari koridor keperuntukannya.

Rekomendasi Berita