Jasa Raharja Ajak Masyarakat Berkendara Aman, Berbagi, dan Peduli Keselamatan

  • 13 Sep 2026 18:49 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • PT Jasa Raharja mengadakan kegiatan The Jasfren Ride di Jakarta pada Minggu, 13 September 2026 sebagai upaya membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas dengan menggabungkan edukasi dan aksi sosial.
  • Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 pengendara sepeda motor yang mengusung tiga pesan utama: Safety Riding (keselamatan berkendara), Solidarity Sharing (berbagi dalam solidaritas), dan Community Caring (kepedulian komunitas).
  • Inisiatif ini menunjukkan pergeseran fokus edukasi keselamatan transportasi dari sekadar imbauan tertib berkendara menjadi integrasi dengan program kepedulian sosial yang lebih luas.

RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas, kini tidak hanya berfokus pada imbauan tertib berkendara di jalan raya. PT Jasa Raharja (Persero) mengaitkan edukasi keselamatan transportasi, dengan aksi kepedulian sosial, melalui kegiatan bertajuk "The Jasfren Ride", yang digelar di Jakarta, Minggu, 13 September 2026.

Kegiatan yang diikuti sekitar 70 pengendara sepeda motor (riders) itu, mengusung tiga pesan utama. Yakni Safety Riding (keselamatan berkendara), Solidarity Sharing (berbagi dalam solidaritas), dan Community Caring (kepedulian komunitas).

Rangkaian acara dimulai dari Kantor Pusat Jasa Raharja, di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sebelum melepas para peserta untuk melakukan perjalanan, penyelenggara menggelar safety briefing serta doa bersama, guna meminimalkan risiko di jalan raya.

Selain mendorong penerapan norma keselamatan berkendara bagi peserta, dan pengguna jalan lain, ajang itu diisi dengan penggalangan donasi bagi korban bencana alam, di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, panitia membagikan helm bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), kepada para pengemudi ojek online (ojol), sebagai langkah konkret edukasi keselamatan.

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, menyatakan program "The Jasfren Ride", dirancang tidak sekadar sebagai ajang berkendara bersama komunitas. Acara itu dimaksudkan menjadi titik temu, antara budaya tertib berkendara dan aksi kemanusiaan.

"Kita mulai dari safety riding, bagaimana kita berkendara dengan aman dan tertib. Kemudian sharing, bagaimana kepedulian itu kita wujudkan dengan berbagi kepada sesama. Dari sana kita membangun caring, yaitu kepedulian yang lebih luas terhadap keselamatan masyarakat," ujar Awaluddin.

Ia menambahkan, mewujudkan keselamatan transportasi memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat sebagai pengguna jalan. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama, karena keselamatan bukan semata tanggung jawab satu institusi.

Pendekatan itu sejalan dengan falsafah The Spirit of Jasfren, yang berlandaskan tiga pilar utama: Protection (perlindungan), Prevention (pencegahan), dan Participation (partisipasi). Ketiganya membentuk satu kesatuan terintegrasi, untuk mendorong pemahaman warga atas pentingnya perlindungan, pencegahan risiko kecelakaan, hingga peran aktif dalam menciptakan keselamatan transportasi.

"Kami berharap semangat ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Karena keselamatan transportasi adalah tujuan yang harus terus kita bangun bersama," ucap Awaluddin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....