BKI Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan di IYF 2026
- 12 Agt 2026 12:56 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- BKI Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan di IYF 2026
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan sejumlah pemangku kepentingan industri pelayaran untuk mendukung pengembangan industri pelayaran wisata. Penandatanganan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian INSA Yacht Festival (IYF) 2026 di Benoa, Bali.
BKI menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Indonesian National Shipowners' Association (INSA), PT Jasaraharja Putera, dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) dalam pengembangan industri pelayaran melalui peningkatan keselamatan, kelayakan teknis, dan pengelolaan risiko maritim di sektor wisata.
MoU tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto, dan Direktur Teknik PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero), Delil Khairat.
Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, menyampaikan bahwa penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan perlu didukung secara bersama untuk menciptakan ekosistem maritim yang aman dan berkelanjutan. “Melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, BKI optimistis bahwa melalui penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan akan memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan dunia maritim di sektor pariwisata yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Benny.

Dalam rangkaian yang sama, BKI juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Tringgading Agung Pratama, PT Wisata Biru Indonesia, dan PT Pelayaran Wisata Laut Varuna Sakti untuk mendukung pengembangan industri pelayaran dan peningkatan keselamatan maritim di sektor wisata.
Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan tersebut, BKI mendukung penguatan penerapan standar keselamatan pada industri pelayaran wisata. Upaya ini diharapkan dapat mendorong terciptanya kegiatan pelayaran wisata yang lebih aman dan andal, sekaligus mendukung pengembangan industri pariwisata maritim secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....