Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026

  • 06 Agt 2026 12:18 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop Situngkir menerima penghargaan Excellence Leadership in Energy Transition Through Biomass Acceleration Development Program dalam ajang Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) Innovation Award 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam mempercepat pengembangan biomassa untuk mendukung transisi energi nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Forum Diskusi Nasional bertema Peningkatan Produksi Melalui Inovasi Pertanian Modern Menuju Indonesia Swasembada Pangan & Bioenergi yang menjadi bagian dari rangkaian The 12th Inagritech 2026 – Indonesia International Agriculture Technology Expo di JIEXPO Kemayoran.

Hokkop menjadi salah satu tokoh nasional yang menerima FSII Innovation Award 2026 – Agricultural Productivity for Food & Bioenergy, bersama sejumlah perwakilan pemerintah, akademisi, dan asosiasi. Penghargaan diberikan atas kontribusinya dalam mendorong peningkatan produksi dan penyerapan biomassa untuk mendukung program co-firing di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Pemanfaatan biomassa dari limbah dan residu pertanian dinilai mampu memperkuat sinergi antara sektor pertanian dan energi. Selain menjadi sumber energi terbarukan, pendekatan tersebut juga menciptakan nilai tambah ekonomi melalui optimalisasi hasil samping pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Sejalan dengan itu, PLN EPI terus mengembangkan ekosistem biomassa nasional melalui pembangunan rantai pasok yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Perusahaan menggandeng petani, kelompok tani, badan usaha, pemerintah daerah, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan produksi, kualitas, dan keberlanjutan pasokan biomassa.

Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar co-firing PLTU, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi limbah pertanian sehingga dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertanian.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan penghargaan yang diterima Hokkop Situngkir merupakan pengakuan atas kepemimpinan yang berhasil mengintegrasikan pengembangan bioenergi dengan pemberdayaan sektor pertanian.

“Sektor pertanian tidak hanya berperan menjaga ketahanan pangan, tetapi juga mampu menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Melalui pemanfaatan limbah dan residu pertanian, PLN EPI terus membangun ekosistem biomassa yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, memperkuat rantai pasok energi primer, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Mamit dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan biomassa tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, asosiasi, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan inovasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan pangan dan bioenergi.

Ke depan, PLN EPI menyatakan akan terus memperluas kemitraan dengan petani, kelompok tani, pemerintah daerah, serta pelaku usaha agar biomassa semakin berperan sebagai sumber energi terbarukan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Melalui pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan bakar biomassa untuk program co-firing PLTU, PLN EPI berupaya menghubungkan sektor pertanian dan sektor energi dalam satu rantai nilai. Selain mendukung target transisi menuju Net Zero Emissions (NZE), pemanfaatan biomassa juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menciptakan nilai tambah, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....