Kriyaan Betawi Kenalkan Budaya Betawi dan UMKM di Ujung Menteng

  • 03 Okt 2026 14:18 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Kriyaan Betawi diselenggarakan di Kelurahan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu, 3 Oktober 2026 dengan fokus pada pelestarian budaya Betawi.
  • Acara menampilkan beragam pertunjukan budaya termasuk silat, tarian Betawi, manusia petasan, lomba hadroh, dan lomba mewarnai anak-anak.
  • Kriyaan Betawi berfungsi sebagai wadah untuk memberdayakan dan mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kriyaan Betawi digelar di wilayah Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Betawi kepada masyarakat sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Beragam kegiatan juga ditampilkan dalam Kriyaan Betawi ini, mulai dari pertunjukan silat, tarian Betawi, hingga pertunjukan manusia petasan. Selain pertunjukan budaya, Kriyaan Betawi juga diisi dengan lomba hadroh untuk ibu-ibu dan lomba mewarnai bagi anak-anak.

Tidak hanya menggelar pertunjukan dan lomba, acara ini juga menghadirkan bazar UMKM yang menjual berbagai makanan khas Betawi. Sejumlah kuliner yang ditawarkan di antaranya dodol, kerak telor, laksa, serta makanan ringan dan makanan berat lainnya.

Bazar UMKM di Kriyaan Betawi Ujung Menteng. (Foto : RRI/Nadya Nur Aulia)

Lurah Ujung Menteng, Andri Kurniawan mengatakan, Kriyaan Betawi merupakan kegiatan kebudayaan yang pertama kali digelar di wilayah Kelurahan Ujung Menteng. Menurutnya, kebudayaan Betawi perlu terus diangkat dan dilestarikan dengan melibatkan dukungan masyarakat dan berbagai unsur di wilayah tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi sekali, di mana kegiatan ini adalah yang pertama kali diadakan di wilayah Kelurahan Ujung Menteng. Artinya kebudayaan ini harus kita angkat dan kita lestarikan, karena kalau bukan kita, siapa lagi," kata Andri.

Andri juga menyebut antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi dengan dukungan dari berbagai unsur masyarakat. Dukungan itu meliputi tokoh agama, RT, RW, FKDM, serta lembaga lainnya di wilayah Kelurahan Ujung Menteng.

Pertunjukkan silat. (Foto : RRI/Nadya Nur Aulia)

Ia mengatakan, bahwa pihak kelurahan akan terus melakukan kolaborasi dengan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa. Dukungan tersebut dapat diberikan dalam bentuk materi maupun dukungan lainnya sesuai kebutuhan kegiatan.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi LMK DKI Jakarta, Dwi Hartanti ikut mengapresiasi pelaksanaan Kriyaan Betawi yang melibatkan masyarakat, UMKM, serta sejumlah institusi ini. Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar dan menjadi agenda rutin di wilayah Ujung Menteng.

Dwi mengatakan, Kriyaan Betawi tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan kesenian dan budaya Betawi saja, tetapi juga memberikan fasilitas bagi UMKM untuk mengembangkan usaha. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat menjadi wadah bagi sanggar dan pelaku seni untuk berkreasi sekaligus melestarikan budaya Betawi.

Pertunjukan tarian Betawi. (Foto : RRI/Nadya Nur Aulia)

"Ini tidak hanya tarian, makanan, tapi juga semua. Ada budaya, ada seni kreasi, ada kegiatan ekonomi yang mampu menggerakkan UMKM sehingga kegiatannya lebih semangat, lebih beraktivitas lagi," ujar Dwi.

Melalui acara Kriyaan Betawi ini, masyarakat dapat menyaksikan beragam pertunjukan seni dan budaya Betawi secara langsung. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan berbagai produk dan kuliner khas Betawi kepada warga Ujung Menteng. Kegiatan hanya akan berlangsung satu hari yakni pada 3 Oktober 2026 hingga pukul 22.00 WIB.

(Nadya Nur Aulia, magang RRI Jakarta berkontribusi menulis berita ini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....