Nilai Luhur Konsep Kepemimpinan Jawa Hastabrata

  • 08 Sep 2026 05:05 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Nilai Luhur Konsep Kepemimpinan Jawa Hastabrata

RRI.CO.ID.Jakarta - Nilai-nilai luhur kepemimpinan Jawa kembali menjadi pembahasan menarik dalam acara Apresiasi Budaya Banyumas Pro 4 RRI Jakarta, Jumat, 4 September 2026.

Dalam perbincangan melalui sambungan telepon yang dipandu host Dermawan Ismail dan Kang Jori Guplak, Ki Surotomo, seorang dalang Wayang Hasta Brata, mengupas filosofi kepemimpinan Jawa yang sarat dengan tuntunan moral dan keteladanan.

Konsep Hastabrata menggambarkan delapan watak alam yang menjadi simbol karakter ideal seorang pemimpin, sehingga kepemimpinan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan mengatur atau memberikan perintah, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin mampu memberikan manfaat, perlindungan, keteladanan, serta rasa keadilan bagi masyarakat yang dipimpinnya.

Menurut Ki Surotomo, Hastabrata merupakan konsep kepemimpinan yang memiliki akar kuat dalam tradisi dan kebudayaan Jawa. Delapan unsur yang menjadi perlambang tersebut adalah bumi, matahari, bulan, bintang, air, angin, api, dan samudra. Masing-masing memiliki filosofi tersendiri yang menggambarkan sifat yang seharusnya dimiliki seorang pemimpin. Bumi mengajarkan kesabaran dan kesediaan memberikan kehidupan kepada semua makhluk, matahari memberikan energi dan semangat, sementara bulan menghadirkan keteduhan. Angin mengajarkan seorang pemimpin untuk mampu berada di mana saja dan mengetahui keadaan masyarakat, sedangkan api melambangkan ketegasan. Adapun samudra menggambarkan keluasan hati dan kemampuan menampung berbagai persoalan tanpa mudah dikuasai emosi.

Lebih jauh, Ki Surotomo menjelaskan bahwa inti dari ajaran Hastabrata bukan sekadar menghafalkan delapan simbol tersebut, melainkan memahami dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. Seorang pemimpin dituntut memiliki keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan, antara keberanian mengambil keputusan dan kebijaksanaan dalam mempertimbangkan kepentingan orang lain. Filosofi tersebut juga mengajarkan bahwa kekuasaan seharusnya tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan sebagai amanah untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Karena itu, pemimpin ideal dalam pandangan budaya Jawa bukanlah sosok yang sekadar berkuasa, tetapi pribadi yang mampu ngayomi, ngemong, dan memberikan rasa aman serta keadilan kepada masyarakat.

Di tengah kehidupan modern yang penuh dengan perubahan dan tantangan, nilai-nilai Hastabrata dinilai masih memiliki relevansi yang kuat. Ki Surotomo menilai bahwa perkembangan zaman dan teknologi tidak seharusnya membuat manusia meninggalkan nilai-nilai kebijaksanaan yang diwariskan leluhur. Justru, konsep tersebut dapat menjadi pengingat bagi para pemimpin masa kini agar tidak kehilangan arah ketika menghadapi persoalan sosial, politik, ekonomi maupun kehidupan bermasyarakat. Kepemimpinan yang berlandaskan Hastabrata mengajarkan pentingnya integritas, tanggung jawab, pengendalian diri, kepedulian dan kemampuan mendengarkan suara masyarakat. Nilai tersebut juga dapat diterapkan dalam lingkup yang lebih sederhana, mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat hingga organisasi dan lembaga pemerintahan.

Melalui perbincangan di Apresiasi Budaya Banyumas Pro 4 RRI Jakarta, Ki Surotomo mengingatkan bahwa warisan budaya tidak hanya hadir sebagai tontonan, tetapi juga menyimpan tuntunan kehidupan. Wayang dan konsep Hastabrata menjadi salah satu media untuk menyampaikan pesan bahwa kualitas seorang pemimpin pada akhirnya dapat dilihat dari manfaat yang diberikan kepada orang lain. Delapan watak alam dalam Hastabrata mengajarkan manusia untuk menjadi pribadi yang sabar seperti bumi, memberi seperti matahari, menenteramkan seperti bulan, hadir dan peka seperti angin, tegas seperti api, serta memiliki keluasan hati seperti samudra. Filosofi tersebut menjadi bukti bahwa budaya Jawa memiliki kekayaan nilai yang tetap relevan untuk dijadikan pedoman dalam membangun kepemimpinan yang berkarakter, bijaksana, berkeadilan dan berpihak pada kemaslahatan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....