Merawat Tari Tradisional Papua lewat Pesan Leluhur dan Jiwa Seni

  • 12 Agt 2026 07:50 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Merawat Tari Tradisional Papua lewat Pesan Leluhur dan Jiwa Seni

RRI.CO.ID, Jakarta - Tari tradisional hadir sebagai semacam pengingat yang bergerak, membawa pesan berharga dari pendahulu untuk dikenali oleh generasi hari ini. Melalui komitmen para seniman lokal dan sanggar tari, kekayaan seni tari Papua terus dijaga agar tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Semangat melestarikan tradisi sekaligus mengembangkan seni kreasi ini mengemuka dalam program Suara Budaya Nusantara kolaborasi RRI Manokwari dan RRI Jakarta pada Senin (10/8/2026).

"Tari ini kan dari setiap gerakan itu menyimpan sejarah," ujar Seniman Tari dan Musik Tradisional Papua, Wellem Yomaki, saat dipandu oleh host RRI Manokwari, Kartika Dewi, dan host RRI Jakarta, Jo Adithya. Menurutnya, setiap unsur gerakan yang dibawakan penari menyimpan makna mendalam yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah panjang masyarakatnya. Hal inilah yang membuat seni tari tidak hanya dinikmati sebagai hiburan visual belaka, melainkan menjadi bagian dari cerita budaya yang terus hidup.

Wellem menjelaskan bahwa nilai sejarah tersebut dapat dirasakan bahkan dari gerakan yang paling sederhana sekalipun. "Jadi setiap hentakan kaki, di setiap ayunan juga ada cerita leluhurnya yang dititipkan," katanya menambahkan. Pesan tersirat itu membuktikan bahwa seni tari merupakan ruang yang sangat efektif untuk menyampaikan kembali kisah serta ajaran nilai para pendahulu kepada generasi muda.

Selama masyarakat dan para pelaku seni masih mengingat serta merawat sejarah di dalamnya, seni tari akan terus memiliki tempat istimewa dalam kehidupan sosial. Ingatan kolektif tersebut diteruskan secara konsisten melalui proses latihan, pertunjukan, hingga pembelajaran antargenerasi di sanggar-sanggar tari. Proses inilah yang membuat tarian tidak berhenti sebagai pertunjukan sesaat, melainkan tumbuh menjadi identitas budaya yang kokoh.

Di sisi lain, upaya menjaga tradisi ini membutuhkan keterlibatan aktif dan kepedulian dari generasi muda. Anak-anak muda tidak hanya dituntut untuk mahir memperagakan gerakan secara teknis, tetapi juga wajib memahami filosofi dan cerita di balik setiap tarian. Pemahaman yang utuh ini penting agar pesan moral yang menjadi dasar keberadaan tari tersebut tetap terjaga keasliannya.

Dari panggung sederhana hingga pertunjukan megah, seni pertunjukan tari terus menjadi sarana utama masyarakat Papua dalam merawat warisan leluhur. Dengan memadukan pemahaman sejarah dan kreativitas pengembangan tari kreasi, kebudayaan daerah dapat terus berkembang tanpa kehilangan akar sejarahnya. Pada akhirnya, keberlanjutan tradisi ini menjadi modal berharga dalam mengenalkan kekayaan budaya Papua kepada dunia luar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....