Sanggar Putra Mayang Sari, Menjaga Warisan Budaya sejak 1948

  • 09 Jul 2026 01:11 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Sanggar Putra Mayang Sari

RRI.CO.ID, Jakarta -Sanggar Putra Mayang Sari menjadi salah satu kelompok seni tradisional yang terus menjaga eksistensi budaya daerah sejak didirikan pada tahun 1948 di Jakarta oleh Bapak Nya'at bin Jaim. Pada awal berdirinya, sanggar ini bernama Pusaka Mayang Sari, kemudian pada generasi kedua berganti nama menjadi Putra Mayang Sari. Sejak awal, sanggar ini dibentuk sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus menjadi ruang berkarya yang mampu memberikan penghasilan bagi para pelaku seni.

(Foto :Ega Arfian Sandi)

Ega Arfian Sandi, Pemain Trompet Putra Mayang Sari menyampaikan perihal keanggotan sanggar, melalui sambungan telp dalam acara Obrolan Komunitas , di Pro 4 FM Jakarta, Senin. 6 Juli 2026.

"Kini, Sanggar Putra Mayang Sari memiliki sekitar 30 anggota beserta jajaran pengurus. Sanggarkamiterbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung tanpa persyaratan khusus, yang terpenting adalah memiliki kemauan kuat untuk belajar dan ikut melestarikan budaya', Ujar Ega . Di sela-sela kegiatan latihan maupun pertunjukan, para anggota juga rutin berdiskusi untuk menyusun ide dan konsep baru demi mengembangkan sanggar. Setiap anggota diberi kesempatan menyampaikan gagasan yang kemudian dibahas dan dikembangkan bersama.

(Foto :Ega Arfian Sandi)

Bagi para pengurus dan anggota, menjalankan sanggar memberikan banyak kebahagiaan. Selain dapat menghibur masyarakat melalui berbagai pertunjukan seni, mereka juga merasa bangga karena turut menjaga warisan budaya leluhur agar tetap dikenal oleh generasi muda. Aktivitas seni yang dijalankan juga menjadi sumber mata pencaharian yang membantu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, Sanggar Putra Mayang Sari juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah ketika dalam satu bulan penuh tidak ada undangan tampil, sehingga aktivitas pertunjukan dan pendapatan para pelaku seni ikut berkurang. Meski demikian, semangat untuk melestarikan budaya tidak pernah surut. Dengan kebersamaan dan komitmen seluruh anggota, Sanggar Putra Mayang Sari terus berupaya menjaga agar seni tradisi tetap hidup dan dicintai masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....