Pesona Puncak Panggung Seni FKJT 2026 di Borobudur Magelang

  • 10 Jul 2026 17:51 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pesona

RRI.CO.ID, Jakarta: Puncak perayaan Festival Kebudayaan Jawa Tengah 2026 siap menyuguhkan pesta kesenian rakyat yang tiada tanding. Hari terakhir yang jatuh pada Minggu, 12 Juli 2026, diprediksi akan menyedot perhatian puluhan ribu wisatawan domestik. Balkondes 2 Tuksongo Borobudur kembali bersiap menjadi saksi sejarah berkumpulnya ratusan seniman kontemporer maupun tradisional. Dikutip dari media promosi online, rangkaian pertunjukan pada hari penutupan ini sengaja dirancang nonstop dari siang hari. Masyarakat dapat menikmati sajian seni secara gratis sekaligus menikmati pemandangan alam perbukitan Menoreh yang sangat memukau.

Kemeriahan hari penutup ini akan diawali oleh penampilan syahdu kelompok musik OK Omah Tumpuk. Grup musik kebanggaan lokal tersebut dijadwalkan tampil memukau penonton pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Irama musik keroncong modern bercampur etnik yang mereka bawakan siap menemani waktu santai siang para pengunjung. Penampilan ini sengaja diletakkan di awal untuk membangun atmosfer hangat dan akrab di area festival. Para penonton diajak bernyanyi bersama menikmati lagu-lagu legendaris yang dikemas ulang dengan aransemen yang sangat segar.

Memasuki sesi sore hari yaitu pukul 15.30 WIB, panggung utama akan memanas dengan atraksi tari rakyat. Kesenian ikonik Topeng Ireng Magelang siap menghentak bumi dengan gerakan rancak dan kostum megah berhias bulu. Aksi berenergi tersebut disusul oleh penampilan memikat dari Rasta Gedruk Kesuman Tuksongo yang menampilkan tari gedruk. Sanggar Sangha Chandrawara dan Sanggar Lumbung Soyudo juga tidak mau kalah menampilkan kreasi tari bertema agraris. Sesi sore ini ditutup manis oleh perwakilan pesona pesisir selatan dari Padopokan Klapa Pitu asal Cilacap.

Saat malam mulai menjemput, festival ini mencapai babak pamungkas yang paling dinanti oleh seluruh pencinta seni. Mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB, panggung akan dipadati oleh kolaborasi lintas disiplin seni yang spektakuler. Topeng Kawedar Tuksongo dan Sanggar Seni Tirta Kedhaton siap menyajikan pertunjukan teater tradisi yang sarat pesan moral. Disusul penampilan magis dari Turonggo Raras Bawen Semarang yang membawa keindahan tarian jaranan ke atas panggung. Penonton akan diajak menyelami kembali kisah-kisah babad tanah Jawa melalui koreografi epik yang dibawakan penuh penjiwaan.

Gempita penutupan perhelatan budaya akbar ini akhirnya disempurnakan oleh penampilan apik dari beberapa kolektif seni mutakhir. Kolaborasi megah antara Sanggar Kinnara Kinnari Borobudur dan Rumah Budaya Indonesia Satu sukses memukau seluruh audiens. Alunan musik eksperimental dari Anggara Music Lab berpadu sempurna dengan keindahan visual yang disajikan Satriyo Art. Kemegahan acara ini membuktikan bahwa sinergi kebudayaan mampu menjadi pilar kokoh dalam menjaga identitas bangsa. Festival Kebudayaan Jawa Tengah resmi berakhir dengan menyisakan semangat membara untuk terus melestarikan warisan leluhur kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....