Lomba Yosim Pancar TIFA 2026 Pererat Persahabatan di Tanah Papua
- 12 Mei 2026 20:30 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta: Semangat pelestarian budaya Papua kembali bergema melalui penyelenggaraan Lomba Yosim Pancar (Yospan) dalam rangkaian Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Suara TIFA terus Bergema Untuk Tanah Papua" ini bukan sekadar ajang unjuk gerak tari, melainkan menjadi bahasa persahabatan bagi masyarakat. Setiap hentakan kaki para penari diharapkan mampu mengalirkan energi positif dan mempererat ikatan emosional antarpeserta dari berbagai wilayah.
"Ekspresi dan senyum para penari menjadi memori yang tidak terlupakan, mencerminkan kegembiraan dalam balutan tradisi," ujar narahubung, Alfo Smith melalui keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2026.
| Baca juga: Festival Tabut VI Kembali Terpilih Masuk KEN |
Kompetisi ini secara khusus menyoroti kelembutan dan kekuatan gerakan kaki yang menjadi ciri khas tarian Yospan sebagai identitas sastra lisan dan gerak masyarakat Papua. Penyelenggara berharap ajang ini dapat memotivasi generasi muda untuk membawa pulang prestasi sekaligus menjaga warisan leluhur mereka.
Pendaftaran untuk Lomba Yospan ini dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya atau gratis bagi seluruh kategori di wilayah Papua Tengah. Masyarakat yang memiliki tim terbaik diajak untuk segera mendaftarkan diri guna memperebutkan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah. Periode pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 9 Mei hingga ditutup pada 30 Juni 2026 mendatang.
Pelaksanaan lomba dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 02 hingga 04 Juli 2026. Seluruh rangkaian kompetisi dipusatkan di Timika, Papua Tengah, sebagai bagian dari kemeriahan festival seni tahunan tersebut. Berdasarkan informasi pada akun instagram @timikainsidefestivalofart, panitia telah menyediakan kontak pendaftaran melalui Dina di nomor 0821-1243-9343 dan Alfo Smith di nomor 0813-9851-1383.
Kompetisi ini juga menekankan aspek estetika melalui slogan "Bernada Dalam Gerak, Menebus Irama Dan Mengulik Prestasi". Melalui ajang TIFA 2026, diharapkan talenta-talenta lokal dapat terus berkembang dan mendapatkan panggung yang layak di tingkat nasional maupun internasional. Pemanfaatan platform digital dalam promosi lomba ini juga menjadi langkah strategis untuk menjangkau audiens muda agar lebih peduli terhadap ketahanan budaya lokal.
Festival ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk keterlibatan aktif RRI Voice of Indonesia sebagai mitra media dalam menyebarluaskan gaung budaya Nusantara. Dukungan dari pemerintah daerah dan lembaga terkait menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektoral sangat krusial dalam menjaga eksistensi seni tradisional. Dengan adanya perlombaan ini, Timika diharapkan menjadi titik pusat perkembangan kreativitas seni yang berbasis pada kearifan lokal Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....