Apresiasi Budaya di Pro4 RRI, Usung Tema "Kartini Menjaga Tradisi"
- 17 Apr 2026 13:03 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID,Jakarta - Semangat pelestarian budaya kembali digaungkan dalam program Apresiasi Budaya yang disiarkan Pro 4 RRI Jakarta dengan tema “Kartini Menjaga Tradisi” di Studio Seni Jawa RRI Jakarta pada Kamis Malam, 16 April 2026.
Acara yang dipandu Sambowo Agus Herianto ini menghadirkan tiga narasumber kompeten yang hadir langsung bersama grup karawitan Laras Wangi Diklat SENAWANGI.
Suasana studio terasa lebih hidup dengan alunan gamelan yang mengiringi jalannya dialog, sekaligus disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI Jakarta, menjangkau audiens yang lebih luas.
| Baca juga: 3 Makna Sajian Gendhing Upacara Adat Panggih |
Direktur Film Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Irini Dewi Wanti dalam kesempatan tersebut menegaskan, bahwa semangat Kartini bukan hanya tentang emansipasi perempuan, tetapi juga tentang ketangguhan dalam menjaga dan merawat identitas budaya bangsa. Ia menyoroti bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pewarisan nilai-nilai tradisi, baik melalui pendidikan formal maupun praktik seni yang hidup di tengah masyarakat. Kehadiran langsung di studio bersama para pelaku seni menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kebijakan dan praktik budaya dapat berjalan beriringan.
Sementara itu, Imira Dewi, S.E., M.M., Sekretaris Umum SENAWANGI, mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam dunia pewayangan dan karawitan yang terus meningkat. Ia menuturkan bahwa ruang-ruang budaya kini semakin inklusif, membuka peluang bagi perempuan untuk tampil sebagai pelaku utama maupun penggerak organisasi. Dalam suasana live yang interaktif, ia juga menekankan pentingnya regenerasi melalui pelatihan dan pendidikan berbasis tradisi, seperti yang dilakukan oleh SENAWANGI melalui berbagai program diklat.
Didik Setyawan, S.Sn., sebagai pelatih karawitan Laras Wangi Diklat SENAWANGI, memberikan gambaran langsung tentang proses pembelajaran seni yang melibatkan banyak peserta perempuan. Di tengah denting gamelan yang dimainkan secara langsung di studio, ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki ketekunan dan kepekaan rasa yang kuat dalam memainkan karawitan. Menurutnya, semangat Kartini tercermin dalam dedikasi para peserta yang tidak hanya belajar teknik, tetapi juga menghayati filosofi di balik setiap gending yang dibawakan.
Melalui siaran langsung yang mengalir dinamis antara dialog dan sajian karawitan, program ini berhasil menyuguhkan potret nyata “Kartini masa kini” yang menjaga tradisi dengan penuh kesadaran dan kecintaan. Kolaborasi antara narasumber, host, dan grup Laras Wangi menjadi simbol kuat bahwa budaya tidak hanya untuk dikenang, tetapi terus dihidupkan. Dengan dukungan media seperti RRI dan platform digital, semangat pelestarian budaya diharapkan terus bergema, menginspirasi generasi muda di seluruh penjuru negeri.
Bagian Atas Formulir
Bagian Bawah Formulir
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....