FGD BKKPII Soroti Kemandirian Industri Kosmetik Nasional
- 06 Agt 2025 15:51 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (BKKPII) menyelenggarakan rangkaian Annual Meeting BKKPII 2025, yang salah satunya berupa Focus Group Discussion (FGD) ke-3 bertajuk Kemandirian Industri Kosmetik Nasional, bertempat di PT Paragon Technology and Innovation, Jakarta.
Kegiatan ini dilakukan melihat pesatnya pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia yang membuka peluang besar bagi peningkatan kemandirian ekonomi nasional. Namun, ketergantungan pada bahan baku impor masih menjadi tantangan signifikan.
dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, selaku Deputy CEO & VP Research and Development Paragon Corp menyampaikan suatu kehormatan dapat berkontribusi sebagai tuan rumah FGD 3 Ketahanan Kosmetik Nasional.
“Besar harapan kami, melalui forum ini yang mempertemukan pelaku industri, asosiasi profesi, pemerintah, dan akademisi, dapat memberikan dampak besar dalam mewujudkan kemandirian bahan baku dengan kandungan lokal tinggi,” ujar dr. Sari Chairunnisa dalam keterangan resminya, Rabu (6/8/2025).
Ketua Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia Dr. Bambang Heru Susanto, S.T., M.T mengatakan, Indonesia memiliki potensi luar biasa dari sumber daya alam lokal seperti rempah-rempah dan minyak atsiri. Namun, kita masih perlu memperkuat hilirisasi dan riset agar tidak terus bergantung pada impor.
Diskusi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan riset bahan baku hulu dan antara dalam industri kosmetik, pengembangan kebijakan fiskal yang mendukung penggunaan bahan baku lokal dan pembentukan ekosistem industri kosmetik nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
“FGD 3 ini merupakan bagian dari rangkaian Annual Meeting BKKPII 2025, yang tahun ini diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia. Selain FGD, acara puncak akan digelar pada 25–26 September 2025 di Balai Purnomo, Universitas Indonesia, dengan agenda strategis yang melibatkan berbagai sektor keinsinyuran nasional”, kata Dr.Ir. Sripeni Inten Cahyani, M.M. selaku Ketua Umum BKKPII.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk pelaku industri terkemuka seperti PT Paragon Technology and Innovation dan PT Martina Berto Tbk. Dari unsur pemerintah, hadir Dr. Ir. Tri Ligayanti, S.T., M.Si, Direktur Industri Kimia Hilir & Farmasi, Ditjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil, Kementerian Perindustrian, serta Suwardi Ak., CA., M.M, Analis Kebijakan Ahli Madya, Direktorat Strategi Pertumbuhan dan Produktivitas Ekonomi, DJSEF Kementerian Keuangan.
Perwakilan dari asosiasi profesi dan akademisi juga turut hadir, di antaranya PERKOSMI, Society of Indonesian Cosmetics Sciences, Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia (APTEKIM), dan Universitas Indonesia. Dari sektor swasta penyedia bahan baku kosmetik, hadir pula PT Infinisia Sumber Semesta dan PT Phytochemindo Reksa, yang memberikan perspektif penting terkait dukungan terhadap kemandirian bahan baku dalam negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....