Sebanyak 301 Pelajar dari 31 Provinsi Ikuti Taruna Nusantara MUN
- 05 Okt 2026 09:39 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 301 pelajar dari 31 provinsi di Indonesia mengikuti AYIMUN Presents Taruna Nusantara Model United Nations (MUN) 2026 yang berlangsung pada 29–30 September 2026 di Magelang, Jawa Tengah. Mengusung tema “From Taruna Nusantara to the Global Stage”, konferensi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan diplomasi, berpikir kritis, negosiasi, sekaligus memahami berbagai isu global melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB.
Peserta berasal dari enam SMA Taruna Nusantara, yakni SMA Taruna Nusantara Magelang, Cimahi, IKN, Langowan, Malang, dan Pagar Alam. Selain itu, kegiatan juga diikuti pelajar dari 40 sekolah non-Taruna Nusantara yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia. Wilayah asal peserta antara lain Aceh, Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan hingga Papua Barat Daya.
AYIMUN Presents Taruna Nusantara MUN menjadi program MUN pertama yang diselenggarakan Taruna Nusantara bersama International Global Network (IGN). Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai diplomasi dan kerja sama internasional.
Dalam konferensi, peserta terbagi dalam tiga dewan utama dengan isu yang berbeda. International Labour Organization atau ILO membahas isu stigma dan diskriminasi terhadap pekerja dengan penyakit kronis dan disabilitas.
Sementara United Nations Human Rights Council atau UNHRC membahas isu hukuman mati dari perspektif hak asasi manusia, keadilan dan perlindungan terhadap kehidupan. Adapun Disarmament and International Security Committee atau DISEC membahas upaya meredakan ketegangan antara Kamboja dan Thailand melalui pendekatan diplomasi.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Magelang, Mayor Jenderal TNI M.I. Gogor A.A., mengatakan konferensi tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan siswa menghadapi dunia yang semakin terhubung.
“Hal ini mencerminkan komitmen kami untuk mempersiapkan para siswa tidak hanya mencapai keunggulan akademik, tetapi juga berpartisipasi dalam dunia yang semakin saling terhubung,” ujarnya.
Sementara itu, President of International Global Network, Muhammad Fahrizal, menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.
“Perjalanan generasi muda menuju panggung global dapat dimulai melalui pengalaman sederhana, termasuk ketika peserta menyampaikan gagasan, memilih dialog dibandingkan permusuhan, serta membangun solusi bersama melalui diplomasi,” ucapnya.
Selama dua hari, para peserta mengikuti diskusi, simulasi persidangan, negosiasi hingga penyusunan Draft Resolutions. Peserta dituntut melakukan riset, menyampaikan posisi negara yang diwakili, bernegosiasi dengan delegasi lain dan membangun konsensus.
Melalui AYIMUN Presents Taruna Nusantara MUN 2026, para peserta diharapkan tidak hanya memahami mekanisme diplomasi internasional, tetapi juga mampu menghargai perbedaan perspektif, membangun komunikasi konstruktif dan mencari titik temu dalam menghadapi persoalan global. Kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan dan akan dikembangkan menuju level internasional.
Langkah ini diharapkan semakin memperkuat posisi SMA Taruna Nusantara sebagai sekolah unggulan bertaraf global sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda Indonesia untuk membawa gagasan dari lingkungan pendidikan menuju panggung dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....