Sambut 4.100 Mahasiswa, UMJ Usung Tema Kampus Hijau dan Berkelanjutan
- 21 Sep 2026 22:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) 2026 resmi dibuka pada Senin, 21 September 2026. Dengan mengusung tema “Green and Sustainable Global Campus”, kegiatan tersebut diikuti oleh 4.100 mahasiswa.
Dari jumlah tersebut, 67 mahasiswa merupakan mahasiswa internasional yang berasal dari sejumlah negara, di antaranya Bangladesh, Rwanda, Pakistan, Turkmenistan, Nigeria, Mesir, Tajikistan, Togo, Afghanistan, Sudan, Ethiopia, Palestina, Myanmar, Gambia, Mali, Malawi, dan Yaman.
Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si, menyambut sekaligus mengingatkan para mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa perkuliahan dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat mendukung pengembangan kemampuan dan pengalaman di luar kelas.
“Adik-adik harus bangga kuliah di universitas Muhammadiyah tertua, universitas unggul, dan universitas Muhammadiyah yang ada di ibu kota,” kata Prof Ma’mun saat membuka kegiatan di Auditorium K.H. Ahmad Basyir, Gedung Cendekia UMJ, Senin.
Ma’mun juga mendorong mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. Ia menyarankan mahasiswa mengalokasikan sekitar 60 persen waktu untuk perkuliahan dan 40 persen untuk aktivitas lainnya. Khusus mahasiswa Fakultas Kedokteran, porsi perkuliahan disarankan mencapai 80 persen.
“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu atau kuliah pulang, kuliah pulang. Manfaatkan waktu yang ada untuk banyak belajar di kampus, ikuti organisasi-organisasi dan UKM yang ada di kampus,” pesannya.
Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan penyematan jaket UMJ oleh Rektor bersama para dekan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal beserta jajaran. Pembukaan PKKMB kemudian dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H. Yandri Susanto, dalam kesempatan tersebut mengajak mahasiswa baru memiliki orientasi masa depan dan tidak mudah menyerah terhadap keadaan.
Ia menekankan pentingnya menjalani kehidupan dengan kesungguhan, tanpa menjadikan latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi sebagai alasan untuk membatasi diri.
“Jangan pernah menyesal kita lahir di mana, jangan pernah menyesal orang tua kita siapa, tapi menyesallah kalau kita hidup tidak bersungguh-sungguh,” tuturnya.
Yandri juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada mata kuliah. Menurutnya, lingkungan kampus dapat menjadi ruang untuk membentuk karakter dan mengembangkan kemampuan melalui interaksi, organisasi, serta berbagai kegiatan kemahasiswaan.
“Kalian boleh dari fakultas mana pun, jangan terpaku dengan mata kuliah, mata kuliah itu wajib, tapi yang membentuk kita ialah lingkungan,” ungkapnya.
Ia juga mendorong mahasiswa berani mengambil peluang dan memiliki cita-cita yang lebih luas, termasuk mengembangkan usaha setelah menyelesaikan pendidikan.
“Saya sebagai Menteri mengajak adik-adik untuk menjadi orang hebat, jangan berpikir melamar kerja, mulai sekarang bisa menjadi pengusaha,” ujarnya.
Selain sambutan dan prosesi pembukaan, kegiatan PKKMB UMJ 2026 diisi dengan pengumuman sejumlah tantangan atau challenge bagi mahasiswa baru.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari kegiatan pengenalan kampus yang mendorong mahasiswa baru untuk berpartisipasi aktif sekaligus mengenal lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan di UMJ.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....