UI Dirikan SPF Center Bersama COSMAX Indonesia

  • 08 Sep 2026 17:38 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI) sepakat memperkuat kolaborasi riset melalui pendirian SPF Center bersama PT COSMAX Indonesia. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan pengujian perlindungan sinar matahari di Indonesia.

Kesepakatan itu dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU pada Jumat, 4 September 2026. Acara seremonial berlangsung di Kampus UI Depok dan dihadiri Presiden Direktur COSMAX Indonesia Cheong Min-kyoung serta Direktur R&I Center Yoon Jong-hyuk.

Dari pihak UI, kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Farmasi UI Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D., beserta jajaran pimpinan fakultas. Penandatanganan ini menjadi langkah lanjutan dari kolaborasi riset yang sebelumnya telah dijalankan kedua institusi.

Sebelumnya, COSMAX Indonesia dan Fakultas Farmasi UI bekerja sama mengeksplorasi tanaman asli Indonesia untuk pengembangan bahan aktif antipenuaan. Kolaborasi tersebut kemudian berkembang melalui penelitian ekstrak manggis yang diformulasikan dalam sistem niosom sebagai SPF booster.

Melalui SPF Center, ruang lingkup kerja sama diperluas dengan menghadirkan fasilitas pengujian yang dapat dimanfaatkan bersama. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjawab kebutuhan pengujian perlindungan sinar matahari terstandardisasi yang terus meningkat.

Kebutuhan tersebut dinilai penting karena kapasitas pengujian SPF terakreditasi di Indonesia masih terbatas. Selain pengujian SPF, fasilitas klinis tersebut juga akan mendukung evaluasi pencerahan kulit, antipenuaan, jerawat, dan iritasi.

Kedua institusi selanjutnya akan memfinalisasi tata letak SPF Center dan melanjutkan pembangunan fasilitas. Persiapan tenaga operasional serta sistem pengujian juga menjadi bagian dari tahapan pengembangan fasilitas tersebut.

SPF Center dirancang dengan menggabungkan keahlian riset Fakultas Farmasi UI dan pengalaman COSMAX dalam pengembangan produk kosmetik berbasis riset. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri kecantikan.

Presiden Direktur COSMAX Indonesia, Cheong Min-kyoung, menegaskan bahwa MoU tersebut bukan sekadar kesepakatan formal antara kedua institusi. “Kami memandang MoU hari ini bukan sekadar perjanjian formal, melainkan fondasi bagi kemitraan yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (4 September 2026).

Menurut Cheong, penyatuan pengetahuan dan sumber daya akademisi dengan industri dapat mempercepat pengembangan riset. Langkah tersebut juga diharapkan mendorong transformasi hasil penelitian menjadi inovasi produk yang memberikan manfaat bagi konsumen.

Kerja sama COSMAX Indonesia dan UI juga mencakup pertukaran pengetahuan dan teknologi serta penelitian bersama. Selain itu, kedua pihak mendorong pengembangan teknologi inovatif dan program pertukaran mahasiswa serta peneliti.

“Bagi COSMAX Indonesia, inovasi bukan hanya soal mengembangkan produk baru. Inovasi adalah tentang menghubungkan pengetahuan, teknologi, dan manusia untuk menciptakan nilai yang bermakna,” kata Cheong.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat kapasitas riset dan pengujian di dalam negeri sekaligus mengembangkan talenta generasi masa depan. Kehadiran SPF Center juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan industri untuk mendukung kemajuan industri kosmetik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....