Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau, Panggung Hiburan Warga Terpaksa Dihentikan
- 07 Sep 2026 20:44 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Malam Puncak Perayaan HUT RI ke-81 yang digelar warga di Kampung Kayumanis, RT03/RW 01, Kelurahan Cibadak, Kota Bogor terpaksa dihentikan, akibat paran abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau, pada Sabtu, 05 September 2026.
"Acara malam ini terpaksa dihentikan, karena ada abu vulkanik dari gunung Anak Krakatau. Kasian anak anak kalau dipaksakan. Takutnya malah terjadi apa apa. Toh acara inti semua sudah terlaksana, tinggal acara hiburan (karaokean) warga saja," kata Lutvan, salah satu panitia, di lokasi kegiatan.
Panggung hiburan HUT RI ke-81 tersebut, diisi dan dimeriahkan dengan berbagai acara warga setempat. Acaranya dimulai pada Pukul 20.00 WIB yang diawali dengan doa bersama dipimpin sesepuh warga setempat Bapak Ocib. Kemudian dilanjutkan dengan seremoni pembukaan yakni sambutan Ketua Panitia dan para tokoh RT/RW setempat.
"Alhamdulillah malam ini kita bisa kumpul, bergembira bersama dalam rangka memperingati HUT RI ke-81. Acara ini terselenggara dengan meriah adalah bukti kekompakan warga di wilayah RT 03 yang selalu guyub rukun , gotong royong untuk menjaga dan membangun lingkungan," ujar Ketua RW setempat, H. Mulyadi.
Panggung hiburan warga malam itu bertambah meriah dengan penapilan tari Jaipongan yang dibawakan ananda Caila dan dilanjutkan dengan berbagai penampilan lainnya yang diisi oleh anak-anak, para remaja dan tidak mau kalah para emak emak yang juga penuh semangat tampil menyumbangkan beragam kreasinya.
"Wau...keren, seru banget. anak anak dan penampilan ibu ibunya juga lucu lucu banget. Jadi lah kita sawer rame rame," ujar Lina, salah satu penonton.
Beranjak malam kemeriahan acara yang saat itu hampir selesai, yakni sekira pukul 22.30WIB, mendadak dihentikan karena sejumlah warga mulai mengeluhkan ada paparan abu yang tersa makin kurang nyaman dan mengggu kenyamanan warga.
"Itu pas tingal acara hiburan karaokean, tiba tiba kok banyak abu di udara dan mata tersa perih. Awalnya kita mengira ada yang bakar sampah. Tapi ini kok debunya lain. Untuk itu demi kesehatan, akhirnya diputuskan acara dihentikan dan meminta warga bubar pulang ke rumah dengan tertib," ujar Anjar, warga setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....