Pelajar dari Berbagai Daerah Ikuti Jambore Generasi Hijau
- 24 Agt 2026 07:49 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Jambore Generasi Hijau 2026 melibatkan ratusan pelajar dari berbagai provinsi di Indonesia dan delegasi internasional dalam aksi peduli lingkungan di Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan yang diinisiasi Green Generation Indonesia bersama Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti itu menggabungkan aksi pembersihan lingkungan dengan pelatihan pengolahan limbah untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan aksi pembersihan sampah di kawasan Car Free Day Jakarta pada pagi hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan limbah di Budi Luhur University pada sore hari dengan melibatkan fasilitas kampus, termasuk Bank Sampah Budi Luhur.
Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti menilai kegiatan tersebut penting untuk menghubungkan pendidikan karakter dengan tindakan nyata dalam menjaga lingkungan. Nilai kepemimpinan, gotong royong, dan kepedulian ekologis menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan kepada para peserta.
Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, mengatakan generasi muda memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan dalam pengelolaan lingkungan. Menurut dia, potensi tersebut perlu didukung dengan ruang, fasilitas, dan kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan lingkungan.
“Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti senantiasa berdiri di depan untuk mendukung aksi-aksi nyata peduli bumi. Generasi muda memiliki energi dan potensi besar untuk membawa perubahan, namun mereka membutuhkan ruang serta fasilitas yang tepat,” ujar Julian.
Ia mengatakan kehadiran peserta dari berbagai provinsi dan luar negeri menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi gerakan bersama yang melampaui batas daerah dan negara. Menurut Julian, kolaborasi antara generasi muda, organisasi lingkungan, lembaga pendidikan, dan masyarakat diperlukan agar kegiatan peduli lingkungan menghasilkan dampak yang berkelanjutan.
“Ketika niat baik disatukan dengan aksi nyata, kita dapat menciptakan dampak besar bagi kelestarian lingkungan Indonesia,” ucap Julian.
Melalui Jambore Generasi Hijau 2026, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai lingkungan, tetapi juga mampu menerapkannya setelah kembali ke daerah masing-masing. Keterampilan pengolahan limbah yang diperoleh dalam pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pemuda untuk mengembangkan kegiatan lingkungan di sekolah maupun komunitas.
Kegiatan tersebut juga menempatkan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Pelibatan Bank Sampah Budi Luhur dalam pelatihan menjadi salah satu bentuk dukungan teknis agar peserta memahami bahwa pengelolaan limbah dapat dilakukan melalui langkah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....