Anak Betawi Kudu Sekolah yang Tinggi

  • 20 Agt 2026 11:04 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Anak Betawi Kudu Sekolah yang Tinggi

RRI.CO.ID,Jakarta - Anak muda Betawi didorong menempuh pendidikan tinggi agar mampu meningkatkan kapasitas diri serta menjaga masa depan masyarakat Betawi. Demikian perbincangan yang mengemuka dalam obrolan komunitas Pro4 RRI Jakarta Rabu 19 Agustus 2026.

Giyasuddinsyah Mandataris Ketua Cabang Keluarga Mahasiswa Betawi (KMB) Jakarta Selatan menyampaikan,”pendidikan penting agar generasi Betawi tidak hanya mengandalkan harta keluarga dalam menghadapi perubahan zaman sekarang. mahasiswa berperan penting melalui pendidikan, pengembangan ilmu, dan pengabdian.

KMB ( Keluarga Masyarakat Betawi) menjadi wadah mahasiswa Betawi untuk memperkuat intelektualitas dan akademisi, sekaligus membahas berbagai isu nasional melalui diskusi bersama. KMB juga mendorong siswa SMA dan SMK mengenal pentingnya pendidikan tinggi melalui sosialisasi serta penyebaran informasi beasiswa.

Giyasudin mengatakan tantangan terbesar generasi muda adalah melawan rasa malas dan minder ketika mengejar pendidikan tinggi sekarang. Selain pendidikan, KMB tetap menjaga budaya Betawi melalui silaturahmi dengan pelaku budaya serta pembukaan kegiatan menggunakan kesenian Betawi. Slogan berbudaya lokal berpengetahuan global menjadi semangat KMB mengembangkan intelektualitas tanpa meninggalkan akar budaya Betawi sendiri.

““Berbudaya lokal, berpengetahuan global, menjadi prinsip penting agar generasi muda Betawi tetap mengenal akar budaya sekaligus berwawasan luas.” Ujarnya

Giyasudin mengajak generasi muda Betawi berani bermimpi, melawan rasa minder, menjaga adab, dan terus memperjuangkan pendidikan tinggi bersama. Seperti pertanyaan yang disampaika pendengar Apa alasan utama anak Betawi harus melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi? " Pendidikan membantu meningkatkan wawasan, kemampuan berpikir, serta kemandirian sehingga generasi muda tidak hanya bergantung pada warisan keluarga", jawab Giyas panggilan akrab Giyasudin.

Menurutnya, generasi muda Betawi harus berani bersaing, meningkatkan ilmu, serta membuktikan kemampuan tanpa melupakan kesopanan dan budaya.

“Jangan pernah takut bermimpi besar dan jangan merasa minder, karena kita sama-sama manusia yang memiliki kesempatan berkembang. KMB terbuka bagi mereka yang telah lama tinggal dan berkembang di Jakarta melalui proses yang disebut naturalisasi Betawi”.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....