Merdeka Belajar Bahasa Arab, Merdeka Memahami Al-Qur’an
- 20 Agt 2026 10:05 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Bahasa Arab dapat menjadi salah satu pintu untuk lebih memahami pesan Al-Qur’an.
- Semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebebasan dan kemauan untuk terus belajar.
- Mutiara Pagi RRI Pro 1 Jakarta membahas hubungan bahasa Arab, kemerdekaan belajar, dan pemahaman Al-Qur’an.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan. Ada kemerdekaan lain yang tak kalah penting, yakni kemerdekaan untuk belajar, memahami ilmu, dan menggali pesan-pesan kebaikan yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Gagasan tersebut akan menjadi pembahasan dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Jakarta, Kamis 20 Agustus 2026, melalui tema “Bahasa Arab dan Kemerdekaan: Merdeka Belajar, Merdeka Paham Al-Quran”.
Program yang hadir pukul 05.00 hingga 06.00 WIB ini menghadirkan Dr. Hj. Syarifah Rahmi, Lc., M.Alcom. sebagai narasumber. Ia merupakan Ketua DPW WAZIN Aceh, organisasi perempuan alumni Al-Azhar Mesir, sekaligus Ketua II dan Dosen Bahasa Arab STIT PTI Al-Hilal Sigli.
Bahasa Arab memiliki posisi penting dalam memahami Al-Qur’an karena bahasa tersebut menjadi bahasa yang digunakan dalam kitab suci umat Islam. Karena itu, belajar bahasa Arab bukan semata-mata mempelajari kosakata atau tata bahasa, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk memahami makna ayat secara lebih dekat.
Di tengah semangat kemerdekaan, tema ini menjadi menarik untuk direnungkan. Sebab, pendidikan pada dasarnya memberikan ruang bagi setiap orang untuk terus bertumbuh, bertanya, dan memperluas pemahaman.
“Merdeka belajar” dapat dimaknai sebagai keberanian untuk terus mencari ilmu tanpa berhenti pada apa yang sudah diketahui. Sementara “merdeka paham Al-Qur’an” mengajak umat untuk tidak hanya membaca, tetapi juga berusaha memahami pesan yang terkandung di dalamnya.
Bagi sebagian orang, bahasa Arab mungkin terasa sulit karena memiliki struktur dan kosakata yang berbeda dari bahasa sehari-hari. Namun, proses belajar dapat dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara bertahap.
Pemahaman bahasa juga dapat membantu pembaca Al-Qur’an mengenali makna kata, konteks kalimat, serta pesan yang terkandung dalam ayat dengan lebih baik. Dengan begitu, aktivitas membaca Al-Qur’an tidak berhenti pada rutinitas, tetapi dapat berlanjut menjadi proses memahami dan menghayati.
Semangat belajar inilah yang menjadi bagian penting dari kemerdekaan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperkaya pengetahuan sesuai kemampuan dan tahap belajarnya masing-masing.
Melalui Mutiara Pagi, RRI Pro 1 Jakarta mengajak pendengar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk kembali bertanya kepada diri sendiri: sudah sejauh mana kita belajar, dan sudah sejauh mana kita memahami pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari?
Pembahasan bersama Dr. Hj. Syarifah Rahmi diharapkan dapat memberikan perspektif yang ringan dan dekat dengan kehidupan pendengar, khususnya tentang bagaimana belajar bahasa Arab dapat menjadi salah satu pintu untuk semakin mengenal Al-Qur’an.
Program Mutiara Pagi dapat disimak setiap hari di RRI Pro 1 Jakarta 91,2 FM, pukul 05.00–06.00 WIB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....