Hikmah Pagi di RRI Jakarta "Pentingnya Menjaga Lisan Dalam Islam"

  • 01 Jul 2026 10:59 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam kajian Hikmah pagi di RRi Pro 4 Jakarta pada Kamis, 1 Juli 2026,Ustazah Linda menegaskan bahwa seluruh ciptaan Allah memiliki tujuan, manfaat, serta hikmah bagi umat manusia .Setiap nikmat, termasuk lisan, menjadi anugerah besar yang wajib disyukuri melalui ucapan baik dan amal ibadah kita.

Lisan disebut sebagai anggota tubuh paling krusial karena mampu menghadirkan manfaat besar sekaligus mudarat bagi kehidupan manusia sehari-hari,” Jadi lisan merupakan perangkat di dalam tubuh manusia yang bisa menimbulkan manfaat, namun sekaligus mudarat yang besar. Bila tidak benar penggunaannya, maka menjadi mudarat buat diri kita. Karena itu ada pepatah Arab mengatakan, Keselamatan seorang manusia tergantung pada lisannya, kata ustazah Linda Lestari, S.Ag,.M.Sos seorang penyuluh agama Islam.

Rasulullah mengajarkan bahwa orang beriman hendaknya berkata baik atau diam demi menjaga keselamatan diri serta martabat hidup manusia.

“Dalam hadis dikatakan bahwa sesungguhnya yang paling aku khawatirkan sepeninggalku atas kalian semua adalah , adalah orang munafik yang pandai berbicara kata Nabi Muhammad , Jadi memang perlu kita menjaga Lisan, agar kita menjadi orang yang mulia disisi Allah”, tegas Ustazah Linda

Ucapan manusia selalu berada dalam pengawasan Allah dan akan dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun akhirat dengan adil . Karena itu gibah, fitnah, hingga penyebaran berita bohong menjadi perilaku yang wajib dihindari setiap muslim dalam kehidupan sehari hari.

Di era digital, jempol di media sosial juga menjadi cerminan lisan yang harus dijaga penggunaannya secara bijak . Penguatan iman menjadi kunci utama agar seseorang tidak mudah menyebarkan kebencian, hoaks maupun provokasi yang merugikan banyak orang.

Orang tua memiliki tanggung jawab menanamkan pendidikan akhlak agar anak tumbuh dengan adab dan sopan santun yang baik. Lingkungan pergaulan serta doa orang tua dinilai sangat berpengaruh membentuk karakter anak dalam kehidupan sehari-hari yang lebih baik.

Untuk melatih diri, umat dianjurkan menjaga wudhu agar emosi terkendali dan lisan tetap terarah kepada kebaikan sepanjang hidup.

“Manusia akan mulia bila menjaga lisan, berkata baik serta menjadikan setiap ucapan bernilai doa bagi sesama,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....