Komnas PA DKI Jakarta Soroti Keamanan Taman Kramat Pulo usai Kasus Bocah Tersengat
- 14 Jun 2026 22:27 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) DKI Jakarta menyoroti aspek keselamatan di Taman Kramat Pulo, Menteng, Jakarta Pusat, setelah terjadinya kasus bocah berusia enam tahun yang diduga menjadi korban perundungan dan tersengat listrik. Komnas PA menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas taman agar kejadian serupa tidak terulang.
Ketua Komnas PA DKI Jakarta, Cornelia Agatha, mengatakan sebuah taman bermain harus memberikan rasa aman bagi anak-anak. Menurutnya, fasilitas publik yang berpotensi mencelakakan pengunjung tidak dapat dikategorikan sebagai ruang yang ramah anak.
“Kalau sebuah taman berpotensi mencelakakan anak, tentunya itu tidak ramah anak. Karena itu perlu dilakukan perbaikan dan evaluasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ujar Cornelia, Sabtu 14 Juni 2026.
Selain keamanan fasilitas, Cornelia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mencegah tindakan perundungan di kalangan anak-anak. Ia menilai pola asuh dan pendidikan karakter sejak dini menjadi faktor penting untuk membentuk perilaku anak.
Menurutnya, kasus yang menimpa MWP harus menjadi perhatian bersama, baik bagi pemerintah maupun orang tua. Edukasi mengenai empati dan cara berinteraksi dengan sesama perlu terus ditanamkan agar anak tidak tumbuh menjadi pelaku kekerasan atau perundungan.
“Ini menjadi atensi bagi para orang tua terkait pola asuh dan parenting yang baik. Anak-anak perlu mendapatkan pendidikan karakter agar tidak melakukan perundungan kepada temannya, apalagi sampai mengakibatkan dampak yang fatal seperti ini,” kata Cornelia.
Komnas PA DKI Jakarta berencana terus mengawal kasus tersebut, termasuk mendorong evaluasi terhadap keamanan ruang publik yang digunakan anak-anak. Langkah itu diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....