Meraih Berkah di Bulan Zulhijjah
- 23 Mei 2026 13:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID Jakarta – Menyambut datangnya salah satu bulan penuh kemuliaan dalam kalender Islam, RRI PRO 1 Jakarta kembali menyuguhkan tayangan yang sarat akan nilai spiritual. Melalui program siaran religi Mutiara Pagi, stasiun radio publik ini mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri secara batiniah.
Siaran edukatif tersebut mengudara secara langsung pada hari Sabtu, 23 Mei 2026 mulai pukul lima hingga enam Waktu Indonesia Barat. Program ini sengaja dihadirkan untuk memberikan panduan praktis dan teologis bagi umat Muslim yang ingin mendulang pahala di bulan yang penuh berkah tersebut.
Dalam kesempatan kali ini, Mutiara Pagi menghadirkan narasumber seorang ulama berkompeten yaitu Haji Muhammad Yusuf Shandy Lc. Sepanjang jalannya program siaran, pemateri dipandu secara interaktif oleh pembawa acara RRI yaitu Binda yang memfasilitasi jalannya diskusi keagamaan tersebut.
Tema yang diangkat dalam ruang siar pagi kali ini adalah Meraih Berkah Zulhijjah. Fokus pembahasan berpusat pada upaya optimalisasi ibadah dan amal saleh yang dapat dikerjakan umat Muslim menjelang dan selama bulan tersebut agar memperoleh keberkahan hidup dunia akhirat.
Haji Muhammad Yusuf Shandy menjelaskan bahwa bulan Zulhijjah memiliki keistimewaan yang sangat luar biasa di sisi Allah SWT. Setiap amal kebajikan yang dikerjakan pada momentum ini nilainya akan dilipatgandakan secara berlipat melebihi ibadah di bulan lainnya karena adanya keutamaan sepuluh hari pertama.
Lebih lanjut ia menjabarkan sejumlah amalan utama yang sangat dianjurkan mulai dari memperbanyak zikir, memperbanyak istighfar, meningkatkan sedekah, hingga menunaikan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah. Dirinya juga menekankan pentingnya mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah qurban bagi masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki.
Melalui program rutin ini, RRI PRO 1 Jakarta terus berkomitmen menyajikan konten yang menyejukkan sekaligus mengedukasi spiritualitas masyarakat luas. Siaran ini juga dapat diakses kembali oleh publik melalui frekuensi sembilan puluh satu koma dua FM atau secara digital lewat aplikasi RRI Digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....