Hikmah Qurban Menyembelih Ego Menumbuhkan Taqwa
- 11 Mei 2026 10:08 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID Jakarta – Ibadah qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, tetapi memiliki makna spiritual yang mendalam dalam kehidupan seorang Muslim. Qurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, serta upaya menundukkan ego demi meraih ketakwaan kepada Allah SWT.

| Baca juga: Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah |
Foto: e flayer progam siaran
Dalam program Mutiara Pagi Programa-1 RRI Jakarta FM 91,2 MHz, Senin, 11 Mei 2026, Bendahara Umum WAZIN Wihdah Azhariyah Indonesia, Nida Kamilah, Lc, menyampaikan bahwa qurban merupakan momentum penting untuk melatih diri mengendalikan hawa nafsu dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Menurutnya, makna utama qurban terletak pada kesediaan seorang hamba untuk menyembelih ego, kesombongan, serta kecintaan berlebihan terhadap dunia. Dengan demikian, qurban menjadi sarana membersihkan hati agar lebih tunduk kepada perintah Allah.
Ia menjelaskan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan utama tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan yang luar biasa. Spirit inilah yang harus dihidupkan umat Islam dalam menjalani ibadah qurban setiap tahunnya.
Selain berdimensi spiritual, qurban juga memiliki nilai sosial yang besar melalui pembagian daging kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini memperkuat solidaritas, ukhuwah Islamiyah, dan pemerataan kesejahteraan di tengah umat.
Nida Kamilah menekankan bahwa qurban sejatinya adalah proses membangun ketakwaan melalui pengorbanan yang tulus, bukan sekadar formalitas ibadah. Dengan hati yang bersih, qurban mampu membentuk pribadi yang lebih peduli, rendah hati, dan bertakwa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....