Pendidikan Berbasis Cinta Ala Nabi Ibrahim, Teladan Membentuk Generasi Beriman

  • 04 Jun 2026 15:57 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pendidikan berbasis cinta ala Nabi Ibrahim menjadi tema kajian yang menyoroti pentingnya membangun karakter anak berlandaskan keimanan. Pendekatan tersebut menempatkan kasih sayang sebagai fondasi utama dalam mendidik generasi yang berakhlak mulia dan tangguh.

Ustaz Taufik Narasumber Hikmah Pagi, Kamis 4 Juni 2026 dalam kajiannya menjelaskan Nabi Ibrahim merupakan teladan utama dalam membangun keluarga yang berorientasi pada nilai ketauhidan. Cinta yang diajarkan Nabi Ibrahim selalu diarahkan untuk mendekatkan anak kepada Allah serta menjauhi kesyirikan.

“Jika kita melihat utusan-utusan Allah SWT yang dikirimkan ke muka bumi ini, dari Nabi Adam sampai Rasulullah SAW. Semua utusan tersebut diutus oleh Allah untuk menjadi kudwah dan juga untuk menjadi uswah. Salah satu uswah atau teladan bagi umat seluruh dunia, atau umat seluruh agama adalah Ibrahim AS. Sampai Rasulullah SAW pun seperti disampaikan di dalam Al-Quran mengikuti teladan Nabi Ibrahim ,Dan telah datang dalam diri Ibrahim itu Uswah Hasanah bagi manusia seluruhnya” ujar Usatdz Taufiqurrahman , SQ,MA

Didalam ajaran agama islam ada beberapa syariat yang memang kiblatnya atau bermuara kepada ajaran Nabi Ibrahim.Seperti Sunat, Qurban dan lain sebagainya. Selain itu juga Nabi Ibrahim AS. disebut dengan Abu'l-Ambiya. Bapaknya para nabi. Yang mana dari keturunan-keturunan beliau itu lahirlah para nabi-nabi utusan Allah. Dari keturunan Nabi Ismail AS, lahirlah Rasulullah SAW. Di mana sejarah mencatat bahwa Rasulullah itu lahir dari garis keturunan Nabi Ismail bin Ibrahim AS. Kemudian juga dari keturunan Nabi Ishaq AS.

Nabi Ibrahim menurunkan para nabi, yang masyur salah satunya adalah Nabi Musa dan Nabi Ishaq. tentunya kita melihat ada sesuatu yang unik yang mungkin bisa kita pelajari bersama.

Di mana sosok Nabi Ibrahim AS yang disebut dengan Khulirullah atau Kekasih Allah mampu memberikan uswah mampu memberikan pelajaran kehidupan. Bahkan mampu melahirkan generasi-generasi yang hebat. Generasi-generasi para nabi. Bukan berarti itu hanya sekilas tentang takdir dari Allah.

Ketentuan dari Allah bahwa Nabi Ibrahim itu bisa untuk melahirkan generasi-generasi hebat tentunya ada resep-resep yang diajarkan secara tidak langsung oleh Nabi Ibrahim kepada seluruh umat manusia. Agar dijadikan contoh bagi pendidikan di kehidupan kita sehari-hari.

Selain menanamkan tauhid, Nabi Ibrahim juga mengedepankan komunikasi dialogis dalam mendidik anak-anaknya sejak usia dini. Nabi Ibrahim juga mengajarkan pentingnya melibatkan anak dalam berbagai amal saleh dan aktivitas positif keluarga. Melalui kolaborasi tersebut, anak belajar bertanggung jawab sekaligus memahami nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan berbasis cinta mampu melahirkan generasi beriman, mandiri, serta berakhlak mulia. Orang tua diharapkan menjadikan keteladanan Nabi Ibrahim sebagai inspirasi membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....