Nongkrong di Mall Sudah Jadi Gaya Hidup Anak Muda
- 16 Apr 2026 17:07 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, pusat perbelanjaan di kota-kota besar Indonesia mengalami pergeseran fungsi. Tidak hanya sebagai tempat berbelanja, mal kini juga berkembang menjadi ruang publik yang digunakan masyarakat untuk bersosialisasi, menghabiskan waktu luang, hingga sekadar mencari suasana.
Perubahan ini terlihat dari meningkatnya tren masyarakat, khususnya anak muda, yang menjadikan mal sebagai destinasi gaya hidup. Konsep pusat belanja yang kini memadukan ritel, kuliner, hiburan, hingga ruang komunitas membuat pengalaman berkunjung tidak lagi sekadar aktivitas transaksi, tetapi juga aktivitas sosial yang lebih luas.
PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia merupakan salah satu pengembang yang aktif mendorong transformasi pusat belanja menjadi ruang gaya hidup (lifestyle destination). Dengan strategi yang matang tersebut, Paradise Indonesia terus memperluas ekspansi ke kota-kota potensial di Indonesia.
Di berbagai proyek yang dikelolanya, Paradise Indonesia tidak lagi memposisikan pusat belanja sekadar sebagai tempat transaksi, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi sosial yang hidup. Konsep ini terlihat dari perpaduan ritel, kuliner, hiburan, hingga aktivitas komunitas dalam satu kawasan terintegrasi.
Bagi pengunjung, transformasi perubahan ini terasa nyata. Rania (29), salah seorang pengunjung Plaza Indonesia, mengaku dirinya datang ke mall bukan semata untuk berbelanja. “Sekarang ke mal lebih ke cari suasana. Tempatnya nyaman, banyak pilihan makanan, dan sering ada event,” ujarnya.
Begitu juga dengan Ari (34), yang menilai desain ruang terbuka dan tata letak yang tidak padat membuat pengalaman berkunjung menjadi lebih nyaman. “Banyak area duduk dan ruang terbuka, jadi walaupun ramai tetap terasa lega,” katanya.
Paradise Indonesia mengandalkan strategi tenant mix yang adaptif untuk menjaga daya tarik pusat belanja. Perpaduan brand internasional, UMKM lokal, hingga tenant kuliner menjadi magnet utama kunjungan.
Bahkan, segmen food & beverage kini menjadi salah satu pendorong utama traffic. Pengunjung datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman kuliner dan hiburan. Secara bisnis, pendekatan tersebut sejalan dengan strategi Paradise Indonesia yang berfokus pada penguatan pendapatan berulang (recurring income).
Presiden Direktur dan CEO Paradise Indonesia, Anthony Prabowo Susilo, menegaskan bahwa perusahaan mengedepankan intensifikasi aset dibandingkan ekspansi agresif.
“Dengan porsi recurring income yang kuat, kami menjalankan bisnis yang lebih berkelanjutan. Setiap pengembangan akan berdampak pada pendapatan jangka panjang,” ujarnya saat event Business Outlook 2026, Selasa (14 April 2026).
Strategi tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas aset eksisting, seperti penambahan fasilitas dan perluasan area pada sejumlah proyek yang telah matang secara pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....