Mendorong Akses Layanan Hiperbarik Terjangkau di Indonesia
- 07 Apr 2026 00:04 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas hiperbarik di Indonesia bermula dari inisiatif sederhana pada April 2021, di tengah situasi pandemi COVID-19 yang penuh tantangan. Gagasan awal ini dicetuskan oleh Mas Iman, Almarhum dr. Andi Ilyas, dan dr. Agni, Sp.PD, sebagai respons terhadap fenomena happy hypoxia yang banyak terjadi saat itu. Diskusi awal bahkan dilakukan secara informal melalui media sosial, yang kemudian berkembang menjadi gerakan edukatif yang lebih luas.
dr. Agni, Sp.PD salah satu pencetus Komunitas hiperbarik di Indonesia mengatakan seiring waktu, komunitas ini diperkuat oleh dr. DR. Hisnindarsyah yang kemudian dikenal sebagai pendiri komunitas hiperbarik. Ia bersama para inisiator lainnya berupaya merangkul tenaga medis dan masyarakat umum untuk memahami pentingnya terapi oksigen hiperbarik (HBOT) sebagai salah satu alternatif penanganan kesehatan.
“Awalnya kami hanya ingin memberikan solusi sederhana di masa sulit, khususnya untuk kasus happy hypoxia akibat COVID-19,” ungkap dr. Agni, Sp.PD disaat wawancara melalui sambungan telp, hari Senin 6 April 2026, dalam acara Obrolan Komunitas.

Visi komunitas ini sejak awal sangat jelas, yakni menghadirkan layanan hiperbarik yang murah dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia, sebagaimana dicita-citakan almarhum dr. Andi Ilyas. Tidak hanya di kota besar, komunitas ini juga menargetkan tersedianya layanan tersebut hingga ke pelosok desa, sehingga akses kesehatan menjadi lebih merata dan inklusif.
Untuk mewujudkan visi tersebut, komunitas ini mengusung misi besar, yaitu mendorong ketersediaan layanan hiperbarik di setiap fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, mereka juga membuka ruang belajar bagi siapa saja yang ingin mendalami terapi ini, dengan syarat utama memiliki kemauan untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Hingga kini, jumlah anggota komunitas ini telah mencapai sekitar 14 ribu orang dari berbagai latar belakang.
Saat ini, aktivitas komunitas lebih difokuskan pada edukasi melalui podcast serta pertemuan tahunan yang diadakan secara bergantian di berbagai daerah. Meski masih dalam tahap penguatan jaringan dan literasi, harapan besar tetap diusung.
“Kami ingin ke depan dapat berkontribusi nyata dalam perkembangan layanan hiperbarik di Indonesia,” ujar dr. Hisnindarsyah, menegaskan komitmen komunitas untuk terus bergerak demi kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....