Doa Nabi saat Menjenguk Orang Sakit

  • 04 Apr 2026 11:29 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menjenguk orang sakit merupakan salah satu amalan mulia dalam Islam yang sarat dengan nilai empati, kasih sayang, dan penguatan iman. Dalam momen tersebut, Rasulullah ﷺ tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga menghadirkan doa-doa yang penuh harap kepada Allah Ta’ala. Sunnah ini menjadi teladan agung bagi umat Islam dalam memperlakukan saudara yang sedang diuji dengan sakit.

Dalam hadits sahih yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha, disebutkan bahwa Nabi ﷺ ketika menjenguk orang sakit, beliau mengusapnya dengan tangan kanan sambil berdoa:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Artinya: “Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah. Engkau adalah Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (HR. Bukhari no. 5743 dan Muslim no. 2191).

Doa ini menunjukkan pengakuan tauhid yang mendalam, bahwa hanya Allah satu-satunya Dzat yang mampu mengangkat penyakit. Kalimat “laa syifaa’a illa syifaa’uka” menjadi penguat keyakinan bahwa sebab-sebab medis hanyalah perantara, sementara kesembuhan sejati datang dari kehendak-Nya.

Para ulama dari kalangan salaf menegaskan pentingnya adab ini. Imam An-Nawawi رحمه الله menjelaskan bahwa disunnahkan bagi orang yang menjenguk untuk mendoakan kesembuhan dengan doa-doa yang ma’tsur (diajarkan Nabi). Sementara itu, Ibnu Hajar Al-Asqalani رحمه الله dalam Fathul Bari menegaskan bahwa mengusap dengan tangan kanan mengandung keberkahan dan bentuk kasih sayang yang dianjurkan.

Jumhur ulama juga sepakat bahwa menjenguk orang sakit termasuk hak seorang Muslim atas Muslim lainnya, sebagaimana dalam hadits: “Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya ada enam…” salah satunya adalah menjenguk ketika sakit. Ini menunjukkan bahwa amalan ini bukan sekadar anjuran ringan, tetapi bagian dari kesempurnaan ukhuwah Islamiyah.

Lebih dari itu, doa yang dipanjatkan saat menjenguk bukan hanya memberi harapan bagi yang sakit, tetapi juga menjadi ladang pahala bagi yang menjenguk. Dalam sebagian riwayat disebutkan bahwa malaikat akan mendoakan kebaikan bagi orang yang menjenguk saudaranya karena Allah.

Dengan meneladani sunnah ini, seorang Muslim tidak hanya hadir sebagai penghibur, tetapi juga sebagai perantara rahmat Allah. Maka, ketika menjenguk orang sakit, hadirkan hati yang tulus, lisan yang berdzikir, dan doa yang penuh keyakinan, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....